dangdut

Tampilkan postingan dengan label Rhoma-Irama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rhoma-Irama. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Desember 2015

Kisah Dan Lagu-lagu Album Soneta Vol. 5-8

Kisah dan Lagu-lagu dalam Album Soneta Vol.5-8

Sebagai kelanjutan dari kisah, info serta daftar lagu dalam album Soneta Vol. 1-4, di mana ada berbagai gejolak yang menimpa dalam peluncuran album tersebut, kali ini saya juga akan sajikan lagu-lagu dalam album soneta vol. 5-8 disertai berbagai kisah, gejolak atau kejadian nyata, dan info-info lainnya berkaitan dengan album tersebut.

1. Album Soneta Vol. 5 (1977)

a. Kisah dan Sejarah

Perbedaan prinsip antara personel mulai terjadi dalam penggarapan atau peluncuran album yang berjudul MUSIK ini. Adalah Herman (Bass) dan Kadir (Gendang) yang memiliki perbedaan tersebut. Namun, saya sendiri kurang mendapat informasi yang jelas berkenaan perbedaan prinsip tersebut. Yang jelas, munculnya perbedaan itu, kedua personil tersebut mengundurkan diri dari grup setelah launching album kelima ini.


Setelah berpisah dengan grup pimpinan Bang Haji dalam beberapa tahun, Herman akhirnya kembali lagi ke Sonetagrup pada tahun 2003 menggantikan Hj. Popong yang sakit keras. Hak kontrak masih dihandle oleh PT. Yukawi

b. Daftar Lagu

  1. Musik (Rhoma)
  2. Hitam (Rita)
  3. Lapar (Rhoma)
  4. Joget (Duet Rhoma + Rita)
  5. Masya Allah (Rhoma)
  6. Pasangan (Rita)
  7. Kandungan (Duet Rhoma + Rita)
  8. Nyanyian Setan (Rhoma)
  9. Kunang-kunang (Rita)

2. Album Soneta Volume 6 (1978)

a. Kisah dan Sejarah

Peluncuran album yang diberi judul 135 Juta ini adalah awal karir dari pemain gendang baru H. Afif yang menggantikan posisi Kadir setelah mengundurkan diri dari grup ini bahkan hingga saat ini. Sekedar info ringan, H. Afif sebelumnya adalah salah satu personel dari grup rock asal Surabaya, GAFIYAS. Meski judulnya 135 Juta, namun lagu ini sering berubah-rubah judul disesuaikan dengan data jumlah penduduk Indonesia. Dan mungkin ini adalah satu-satunya lagu bang haji yang judulnya tidak konsisten..he..he..

b. Daftar Lagu

  1. 135 Juta (Rhoma)
  2. Ajojing (Duet Rhoma + Rita)
  3. Cup-cup (Rita S)
  4. Ani (Rhoma)
  5. Lidah (Rhoma)
  6. Cinta Segitiga (Rita S)
  7. Pemarah (Rhoma)
  8. Bunga Surga (Rhoma + Ida Royani)
  9. Lukaku (Rita Sugiarto)

c. Info Tambahan

Khusus untuk lagu yang berjudul Bunga Surga, pasangan duetnya bukan Rita Sugiarto melainkan Ida Royani. Hingga saat ini saya belum mendapatkan keterangan sebenarnya mengapa dalam album tersebut ada nama Ida Royani.


3. Album Soneta Vol. 7 (1979)

a. Kisah dan Sejarah 

Tidak ada kejadian atau gejolak yang melanda dalam penggarapan atau peluncuran albom ini, namun saya pernah mendapatkan info kalau Bang Haji menyebut album yang berjudul SANTAI ini dengan funky Dangdut. Sayapun sepakat dengan bang haji, aransemen musik yang unik dalam lagu SANTAI ini menjadi pembeda. Di awali dengan petikan solo bass yang sederhana namun menjadi ciri khas yang mudah diingat kemudian dilanjutkan dengan ryhtm guitar bersuara cekuwek-cekuwek (fotwah) inilah yang membuat lagu ini disukai juga oleh seniman lain seperti Indra Lesmana, GIGI (pernah dibawakan saat tour di Amerika) dan Slank saat konser sepanggung dengan Soneta di Sidoarjo.

b. Daftar Lagu

  1. Santai (Duet Rhoma + Rita)
  2. Keramat (Rhoma)
  3. Teman Biasa (Rita)
  4. Kekasih (Rhoma)
  5. Do Mi Sol (Duet Rhoma + Rita)
  6. Bahasa Isyarat (Rita S)
  7. Banyak Jalan Menuju Roma (Rhoma)
  8. Bercanda (Rita Sugiarto)

c. Info Tambahan

Pemegang hak kontrak pada album ketujuh ini tidak lagi dihandle oleh PT. Yukawi, namun sudah berpindah tangan ke Naviri. Saya belum mengetahui atau mendapatkan keterangan berkaitan dengan perpindahan hak kontrak ini.

4. Album Soneta Volume 8 (1980)

a. Kisah dan Sejarah

Album yang berjudul Hak Asasi ini awal 'peperangan' Rhoma Irama dengan pemerintah. Entah apa sebabnya, yang jelas album ini diharamkan oleh pemerintah Orde Baru untuk ditayangkan di TVRI, satu-satunya televisi Indonesia saat itu. Tapi ada yang berpendapat kalau pengharaman itu lantaran Bang Haji yang tergabung dalam politik praktis (PPP) saat itu berhasil mengalahkan Golkar di wilayah DKI. Tapi saya masih sangsi dengan pendapat tersebut, karena tahun 1980 bukan tahun untuk Pemilu Indonesia. Mungkin lebih masuk akal kalau dalam lagu Hak Asasi terdapat syair yang intinya menjunjung tinggi kebebasan berbicara, berkarya yang secara tidak langsung mengkiritik atau menyindir pemerintah Orde Baru dalam penegakkan demokrasi saat itu.

b. Daftar Lagu

  1. Hak Azazi (Rhoma)
  2. Cape (Duet Rhoma + Rita)
  3. Buta (Rhoma)
  4. Mati Aku (Rita)
  5. Ingkar (Rhoma)
  6. Percuma (Rita S)
  7. Kuraca (Rhoma)
  8. Ada Udang Di Balik Batu (Duet Rhoma & Rita Sugiarto)

c. Info Tambahan

Setelah pada album sebelumnya, pemegang hak kontrak berpindah tangan ke Naviri, di album ini Yukawi kembali menjadi pemegang sah hak kontrak.

 UPDATE : Untuk download versi mp3, silakan klik Koleksi Soneta Volume 1-16 lengkap

Jumat, 18 Desember 2015

Daftar Lagu Album Soneta Volume 1 - 4

Album Soneta vol 1-4 Rhoma Irama, Elvy Sukaesih, Rita Sugiarto.

Seperti sudah saya singgung di posting kehebatan Lagu Begadang bahwa sejak 1973, Soneta Group pimpinan si Raja Dangdut Rhoma Irama telah meluncurkan album volume series sebanyak 16 buah. Untuk kali ini baru akan saya sajikan daftar lagu Album Soneta vol. 1-4 terlebih dahulu. Selain daftar, saya juga akan berikan sedikit ulasan, cerita, atau info menarik per masing-masing albumnya.

1. Daftar Lagu Soneta Vol.1 (Begadang) 1973

  1. Begadang
  2. Sengaja ^
  3. Sampai Pagi *
  4. Tung Keripit
  5. Cinta Pertama ^
  6. Kampungan *
  7. Yale Le
  8. Tak Tega
  9. Sedingin Salju ^
  10. Sya La La *
Keterangan : Rhoma menyanyikan 4 buah lagu (Begadang, Tung Keripit, Tak Tega dan Yale Le), Elvy Sukaesih 3 lagu yaitu Sengaja, Cinta Pertama dan Sedingin Salju, sementara untuk Sampai Pagi, Kampungan dan Sya La La adalah duet. Hak cipta dipegang oleh PT. Yukawi.

    2. Soneta Vol. 2 (Penasaran) 1974

    1. Penasaran
    2. Kejam (Suami Yang Kejam) ^
    3. Kelana
    4. Asam Garam *
    5. Engkau
    6. Kubawa ^
    7. Gembala
    8. Rujuk *
    9. Teman
    10. Satu Antara Dua *
    Keterangan : Rhoma menyanyikan 5 buah lagu (Penasaran, Kelana 3, Engkau, Gembala dan Teman), Elvy Sukaesih hanya 2 tembang saja yaitu Kejam atau Suami Yang Kejam dan Kubawa. Dan lagu duetnya adalah Asam Garam, Rujuk dan Satu Antara Dua. Hak kontrak masih dalam genggaman PT. Yukawi

      3. Soneta Vol. 3 (Rupiah) 1975

      1. Rupiah
      2. Birahi ^
      3. Beku
      4. Rambate Rata Hayo *
      5. Datang Untuk Pergi ^
      6. Dendam
      7. Asal Sombong ^
      8. Air Mata Darah
      9. Hello-hello *
      10. Mengapa Merana ^
      Keterangan: Bang Haji melantunkan 4 buah tembang yaitu Rupiah, Beku, Dendam dan Air Mata Darah. Sementara Si Ratu juga menyanyikan 4 buah tembang yaitu Birahi, Datang Untuk Pergi, Asal Sombong dan Mengapa Merana. Album ini merupakan karir terakhir dari Elvy bersama grup ini setelah ada perseteruan antara PT. Yukawi dengan Remaco yang sama-sama mengklaim punya hak kontrak atas peluncuran album ini. Elvy kemudian memilih bersolo karir di bawah Remaco.

        4. Soneta Vol. 4 (Darah Muda) 1976

        1. Darah Muda
        2. Apa Kabar *
        3. Kematian
        4. Biduan ^^
        5. Cuma Kamu *
        6. Awet Muda
        7. Dilarang Melarang
        8. Pria Idaman ^^
        9. Api dan Lautan 
        Keterangan: Pasca keluarnya Elvy dari Soneta, Rita Sugiarto kemudian ditunjuk menjadi pengganti pasangan  duet dalam album tersebut. Dan ini juga awal karir profesional Rita bersama grup Dangdut ter-abadi di Indonesia ini di usianya yang masih cukup muda. Dalam album tersebut, si Raden Haji Oma Irama melantunkan 4 buah lagu (Darah Muda, Kematian, Awet Muda, Dilarang Melarang dan Api & Lautan), sementara debut Rita bersama grup ini baru melantunkan 2 buah tembang saja yaitu Biduan dan Pria Idaman. lagu Duet Rita Sugiarto & Rhoma  Irama adalah Apa Kabar, dan Cuma Kamu.

        UPDATE : Untuk download versi mp3, silakan klik Koleksi Soneta Volume 1-16 lengkap

        Senin, 09 November 2015

        5 Nama Wanita Yang Selalu Disebut Rhoma [Fakta]

         Ani, adalah sebuah judul lagu yang selalu diucapkan Rhoma
        Mungkin banyak yang belum tahu siapa saja perempuan yang menghebohkan dalam sejarah atau cerita cinta sang Raja Dangdut Indonesia, Rhoma Irama. Tak pernah berita ini diekspos media layaknya berita yang juga menggemparkan masyarakat Indonesia, ketika pada tanggal 2 Agustus 2005 Rhoma Irama mengumumkan telah menikah siri dengan Angel Lelga pada 6 Maret 2003 (sumber: Wikipedia). Yang jelas bukan istrinya yang sekarang, Rica Rachim atau mantan istrinya Veronica di antara 5 nama wanita yang selalu disebut oleh ketua PAMMI ini.


        5 wanita tersebut adalah, Ani, Camelia, Chane, Ida dan Rika. Ani adalah sebuah judul lagu Rhoma Irama yang cukup terkenal terutama bagi fans berat bang haji atau sonetamania dan hingga saat ini masih sering kita dengarkan dan dipentaskan baik off air atau on air. Lagu Ani juga pernah menjadi salah satu soundtrack film Penasaran tahun 1976. Sedangkan Ida tersebut dalam sebuah lagu yang berjudul "Rhoma dan Ida" dan juga masuk dalam film Raja Dangdut tahun 1978. Untuk Chane, mungkin banyak penggemar Dangdut umum/baru yang belum tahu (kecuali fans berat Rhoma seperti saya) tentang tembang tersebut, silakan cari di google . Sedangkan Rika tersebut dalam sebuah lagu asli Rhoma Irama yang berjudul "Tak Dapat Tidur" dan terdapat dalam film Cinta Segi Tiga tahun 1979 .Camelia juga merupakan bagian dari lagu bang haji yang terselip juga dalam film CAMELIA tahun 1979. Sementara maksud dari cinta segitiga yang terjadi dalam kisah cinta bang haji adalah antara Ani dan Rika yang tersebut dalam sebuah lagu yang berjudul BIMBANG yang juga disoundtrackfilmkan dalam judul Sebuah Pengorbanan (1982).

        Itulah sekilas cerita tentang 5 nama wanita selalu disebut Rhoma dalam beberapa buah tembang koleksinya.

        Rabu, 28 Oktober 2015

        18 Artis Dangdut Yang Pernah Terlibat Kasus

        Sudah banyak nama artis Dangdut yang terlibat kasus populer terutama tindak pidana, entah itu video mesum, narkoba, kriminal hingga korupsi yang berdampak pada urusan hukum sampai ada yang berakhir di penjara. Akan lebih banyak lagi jika didata juga dalam hal perceraian rumah tangga.

        Berikut ini adalah daftar artis Dangdut yang pernah berurusan dengan hukum lantaran hingga mendekam di penjara akibat terjerat kasus populer tindak pidana:

        A. Maria Eva 

        Penyanyi Dangdut kelahiran 1979 ini beberapa waktu lalu (2006) sempat menghebohkan Indonesia terutama di dunia maya, setelah video mesumnya dengan salah satu anggota DPR pusat ini beredar luas di internet. Dalam kasus ini, Maria Eva dijadikan sebagai tersangka karena melanggar UU KUHP pasal 282 dengan ancaman 1.5 tahun penjara. Namun demikian, di persidangan selanjutnya, hakim menetapkan bahwa Maria Eva dinyatakan tidak terlibat dalam peredaran video asusila tersebut, sehingga ia tidak dipenjara.

        B. Imam S Arifin

        Pedangdut pria senior yang terkenal dengan lagu Jandaku ini terlibat dalam kasus Narkoba. Dia didakwa menjadi pemakai narkoba jenis sabu-sabu. Lantaran kasus ini, Imam S Arifin harus rela kehilangan istri tercintanya yang juga pernah menjadi pasangan duetnya dengan lagu yang cukup terkenal, Jangan Tinggalkan Aku. Selain itu, ia juga harus berurusan dengan pihak berwenang yang akhirnya berakhir di penjara selama 4.5 tahun, dan saat ini ia sudah bebas.

        C. Dewi Persik vs Jupe

        Perkelahian kedua pedangdut yang terkenal dengan body seksinya ini akhirnya berujung di penjara setelah kasus ini berlarut-larut. Ya, akibat kejadian tersebut, Dewi Persik dan juga Jupe harus menerima kenyataan pahit mendekam di balik terali besi selama 3 bulan setelah hakim mengetuk palu bahwa keduanya dinyatakan bersalah, meski waktunya berlainan.

        Dan baru-baru ini, Dewi Persik juga harus kembali berhadapan dengan hukum setelah dilaporkan kepada pihak berwenang oleh bos Lamborghini atas tuduhan pencemaran nama baik lantaran mengaku sebagai kekasih.

        D. Cucu Cahyati

        Cucu Cahyati harus rela mencicipi panasnya ruang penjara Tasikmalaya pada 2008 setelah terbukti bersalah melakukan pemalsuan surat akta nikah. Akibat kasus ini, penyanyi yang melejit lewat lagu yang berjudul Mabuk Judi mendekam di penjara tersebut selama kurang lebih 6 tahun.

        E. Nikita Mirzani

        Salah satu artis dangdut yang terlibat kasus populer Nikita Mirzani

        Artis Dangdut yang suka 'hot' ini juga harus mendekam di penjara selama kurang lebih 2 bulan setelah terbukti bersalah dalam kasus penganiayaan terhadap Olivia Maesandi di kafe Papillon Roftop, Kemang pada September 2012 yang lalu. Dan baru saja keluar dari penjara, Nikita Mirzani kembali divonis selama 5 bulan akibat kasus pengeroyokan yang terjadi di Golden Cafe, Bandung pada tahun 2013.

        F. Erie Suzan

        Penyanyi yang melejit lewat album perdana Sedang-sedang Saja ini pun pernah berurusan dengan hukum setelah digugat oleh Yoyok Padi dengan tuduhan hak cipta untuk lagu 'Aku Rindu' yang diusung band anak asuhannya. Yoyok merasa tidak terima ketika Erie Susan menyanyikan lagu hasil karyanya tanpa adanya royalti dan juga dibawakan dalam irama koplo. Awalnya, Yoyok menuntut Erie 33 Milyar rupiah ! namun, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai.

        Itulah beberapa artis Dangdut yang pernah terlibat dalam berbagai kasus tindak pidana. Sementara untuk kasus lain seperti perceraian dan akibatnya, sebagai berikut :

        1. Syaiful Jamil - Dewi Persik
        2. Ayu Ting Ting - Anji
        3. Machica Mochtar - Moerdiono
        4. Rita Sugiarto - Jacky Zimah
        5. Camelia Malik - Harry Capri
        6. Ikke Nurjanah - Aldi Braggi
        7. Jhony Iskandar - Mega Mustika
        8. Rhoma Irama - Veronica - Angel Lelga
        9. Itje Trisnawati - Eddy Sud
        10. Lilis Karlina - Wijaya
        11. Evie Tamala - Heru Waluyo
        12. Iis Dahlia - Dadang Indrajaya
        13. .......
        Sebagai Dangduters, saya berharap tidak ada lagi kasus-kasus yang menimpa selebritis Dangdut, terutama dalam hal tindak pidana. Semoga bermanfaat.

        Sabtu, 24 Oktober 2015

        Iwan Fals: Lagu Begadang Setara Dengan Indonesia Raya

        Iwan Fals menilai Lagu Begadang setara dengan Indonesia Raya

        Pernyataan Iwan Fals terhadap lagu Begadang setara (nilainya sama dengan) Indonesia Raya tersebut saya dapatkan dari kutipan sebuah buku yang berjudul Biografi Rhoma Irama "Satria Bergitar" yang ditulis oleh Kartoyo DS dan Uki Bayu Sejati, diterbitkan oleh PT. Limo Pandowo KaryaIndo.

        Sebelum saya membaca kutipan dari buku tersebut, saya sendiripun sebenarnya pernah mendengar ucapan tersebut langsung dari bang Iwan saat dulu masih sering bertemu dalam tour kolaborasi religi bersama Ki Ageng Ganjur, terutama di saat jeda latihan bersama.

        Dalam kutipan buku yang akan kembali saya tulis di bawah ini, terselip kalimat yang bermakna lagu Begadang nilainya sama dengan lagu kebangsaan kita seperti Indonesia Raya, Padamu Negeri dan sebagainya. Dan inilah pengakuan bang Iwan Fals atas kehebatan Lagu Begadang Rhoma Irama dan juga pengkauan beliau terhadap Rhoma sendiri.
        " Saya ngga kenal dekat dengan Rhoma, tapi tahu dari media massa saja. Biarpun begitu saya punya pendapat, sebagai musisi Rhoma dicatat dalam peta musik Indonesia. Dari saya belum main musik dia sudah terkenal. Dia main musik bukan di Indonesia saja, tapi sudah sampai ke Jepang, Malaysia, Singapura, Brunei, Philiphina dan negara lain. Kemudian dia sukses mengatur rumah-tangga groupnya, sampai sekarang masih bergairah, dan dia juga berdakwah. Jalur musik yang dipilih Rhoma menurut saya tepat, apalagi sebagai media dakwah. Saya suka melihat teman lagi dengerin lagu Rhoma kelihatannya asyik sekali. Yang membuat asyik itu kan dakwahnya, tapi soal dangdutnya sendiri juga menarik. Rhoma bisa membuat lagu yang memang asyik untuk didengar orang dan masuk akal. Tidak seperti lagu-lagu dangdut lain yang pukulannya cuma begitu-begitu saja, sekalipun misalnya peralatannya ditambah.

        Sosok Rhoma sendiri, menurut saya kelihatannya cukup berwibawa. Ya, memang Rhoma memang harus seperti itu, dia tidak boleh cengengesan dan itu juga untuk menjaga wibawanya. Yang jelas Rhoma itu orangnya bebas stress. Dalam melodi dan syairnya itu sudah ada. Kelihatannya dia memang begitu. Sebagai manusia kita akan tersentuh oleh lagu-lagu dakwahya itu. Buat sementara orang, memang bukan hal baru, tapi secara mayoritas bisa dikatakan baru.
        Rhoma memang asyik. Dia itu darah musik Indonesia. Saya juga ingat betul lagunya yang berjudul Begadang. Lagu itu menurut saya nilainya sama dengan nilai lagu kebangsaan kita seperti Indonesia Raya, Padamu Negeri dan sebagainya. Bedanya lagu kebangsaan kita kan ada niatan dan dorongan, artinya ada lembaga yang mendorongnya, sementara lagu begadang kan tidak. Cuma bedanya lagu begadang tidak dilembagakan saja. Dan saya setuju kalau perjalanan hidup Rhoma dibukukan, itu betul.
        Sampai saat ini saya belum pernah ketemu Rhoma. Tapi menurut saya, orang mau nonton pertunjukkannya sampai bertahun-tahun bertahan jelas ada alasannya. Dan sudah pasti mereka membeli kasetnya.

        Grupnya Rhoma, saya dengar salah satu grup musik di Indonesia yang memiliki peralatan sendiri yang lengkap. Setiap manggung peralatannya selalu dibawa dengan konvoi kendaraan dalam partai besar. Manajemen musik seperti ini manajemen yg serius. Tapi ya dalam partai besar, Rhoma ya tetap Rhoma. Sebab band-band kecil dikampungpun juga punya panggung, komidi putar dan tarlingpun punya peralatan sendiri. Perbandingannya dengan pemusik lain yang pernah main dilapangan bola, punya penonton berjumlah ribuan dan punya alat sendiri, ya baru Rhoma. Dan sayapun sedang mengarah kesana (memiliki alat panggung sendiri). Karena kalau kita punya alat sendiri, sound sendiri, segala keinginan akan terpenuhi dengan sendirinya. Sehingga kita bisa tahu persis apa yang kita butuhkan. Lain halnya kalau kita sewa dirental, menggunakan panggung buatan orang lain, kita was-was, ngeri, ambruk nggak, nih? Ha ha ha. Tapi kalau punya sendiri sudah yakin, ngga ada apa-apa.
        Itulah kelebihan Rhoma. Dia enak, kalau mau main ngga bingung. Hal-hal seperti inilah yang masih kita fikirkan sampai sekarang. Setiap pemusik kan selalu peka, sebab ini menyangkut nyawa pertunjukan.
        Karena itu dia bisa menghidupi orang banyak, ya kan? Tidak cuma pemain musiknya yag punya kerjaan, tetapi juga penata panggung, penata cahaya, tekhnisi dan sebagainya. Selain itu, sebagai pemimpin yang mempunyai kekuatan dan skill Rhoma juga selalu tegar. Dia percaya sama orang lain, kalau tidak percaya bagaimana dia bisa mengatur orang lain. Menurut saya, itu karena dia punya kiblat, dan islam sebagai acuannya. Dia berani mencari uang sebanyak-banyaknya dan dia zakatkan juga. Rhoma juga punya kesempatan yang luar biasa, yang tidak semua orang punya dan itu dimanfaatkan benar.

        Menurut saya Rhoma pandai menguasai publik. Buktinya setiap kali show tidak pernah terjadi kerusuhan. Soalnya menurut saya itu tadi, dakwah. Dakwah yang membatasi. Kalau difikir-fkir, bagaimana mau rusuh, ya..orang mau nonton Rhoma itu, ibaratnya orang yang mesti wudhu dulu..he..he..asyik kan.

        Faktor lainnya, mungkin juga karena lagu-lagu Rhoma itu isinya tidak memancing emosi, beda dengan musik Metallica itu mengundang kerusuhan karena lagunya tidak dimengerti oleh pendengarnya. Kalau rock lokal itu rusuh mungkin juga karena tidak bagus kwalitasnya. Selain itu sikap penguasa yang terlalu over akting juga bisa mengundang kerusuhan. Saya kira banyak unsurnya juga sih, untuk rusuh dan untuk tidak rusuh, yang tahukan yang bersangkutan. Tapi Rhoma berani mengutarakan dakwah itu merupakan keberanian, karena dakwah itu sendiri sesuatu yang luar biasa. Jadi dalam hal ini cuma ada dua pilihan, mau nonton apa tidak, mau didakwahin apa tidak. Kalau nonton ya pasti didakwahin, gitu aja.

        Kerusuhan pada penonton Soneta-yang mau mendengarkan dakwah-mungkin kerusuhan batiniah. Lucu dong kalau nonton dakwah rusuh, berkelahi. Nanti penguasa malah bingung, lho dakwah kok rusuh..he..he..he

        Terlepas dari itu, Rhoma memang punya kekuatan. Kalau tidak kuat mana mungkin dia bisa berdakwah. Tidak akan ada nada dan dakwah dan Rhoma tidak akan memilih tujuan dakwah itu. Memang saya akui itu bahwa Rhoma punya keberanian untuk itu, yaitu mencangkan kesadaran dan saya salut sekali itu. Tidak semua orang berani seperti itu kan.

        Usaha orang dalam mempertahankan hidup itukan luar biasa juga. Dan suatu hal yang tidak terfikir, seperti saya main gitar, lho kok bisa main gitar? Dimana letak nilainya, padahal ahli moral dan ahli agama itu hanya orang yang pandai dan ini ada sesuatu yang menarik yang menantang dan menjanjikan sesuatu yang indah dan membahagiakan. Dan saya berani main musik itu karena dari Rhoma. Rhoma pernah ngomong waktu itu, segala sesuatu yang dari hati akan sampai ke hati. Pernah juga saya putar lagu-lagu Rhoma, yang tadinya saya tidak kenal itu malah jadi kenalan. Sewaktu-waktu saya dengar juga lagu-lagu itu di Cengkareng dan Condet. Hanya itu yang saya tahu tentang Rhoma.

        Rhoma itu milik masyarakat. Buktinya waktu dia kawin lagi orang ribut, pro kontra. Artinya mereka ambil perduli pada kehidupan pribadi Rhoma sekalipun. Peggemarnya geger. Saya tahu kalau Rhoma kawin lagi dan masyarakatpun tahu Rhoma kawin lagi, tapi itu tidak berpengaruh buat diri Rhoma. Yang berpengaruh ya karya Rhoma itu. Kalau karyanya jelek ya jadinya juga jelek dan itu bukan berarti mempengaruhi kehidupan pribadinya. Masyarakat juga tidak sebodoh itu. Kalau dibodohin mungkin iya, dan musik itu bukan barang mati kok. Kaset itu tidak bisa berubah-ubah.

        Artinya persoalan ini tidak membuat Rhoma Irama menjadi kurus, sebab tidak ada pengaruhnya. Seandainya memang cerai masyarakat juga akhirnya berfikir. Rhoma sendiri punya alasan yang kuat. Masyarakat juga punya otak. Terhadap penjualan kaset Rhoma mungkin ada pengaruhnya, mungkin juga agak menurun. Karena masyarakat kecewa, karena seolah-olah Rhoma sewenang-wenang.

        Dan saya rasa, untuk cerai itu Rhoma sudah melakukan pertimbangan-pertimbangan yang luar biasa beratnya. Masyarakat bisa saja mengatakan kok cerai, kok cerai tapi pada saat mengalami mereka akan stress berat juga. Ya, kalau penggemar marah pada Rhoma itukan karena cemburu, kok bisa serius begitu. Tapi yang namanya penggemar itu kadang-kadang suka berlebih-lebihan, memberi kemenyan dan dupa. Padahal buat orang panggung ya panggung. Ini tidak, kelihatannya siapa yang punya versi besar akan dilihat secara beda. Saya tidak begitu, kayaknya kalau main di panggung Kantata Takwa itu besar, sedangkan pengamen jalanan tidak besar. Ini ngga benar. Padahal kalau dilihat secara moral mungkin lebih besar pengamen.

        Kembali ke soal publik figur tadi, Rhoma dan penggemarnya memang tidak bisa dipisahkan. Seperti Iwan Fals misalnya, banyak yang mengkritik, Iwan Fals bicara tentang kemiskinan, tapi kehidupannya mewah. Menurut aku pendapat seperti itu wajar-wajar saja. Maksud omongannya itu tidak menyinggung dan tidak ada yang dirugikan. Seperti juga misalnya Iwan Flas ngamen cari perharian nih. Iwan Flas pake sendal jepit dan kaos oblong, padahal dia kan bisa beli jas, cari perhatian saja kan. Kalau kita perhatikan omongan-omongan seperti itu, saya lihat Rhoma punya kekuatan untuk menghadapinya..."

        Dari penjelasan bang Iwan di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa meskipun beliau seorang maestro di jalur musik yang berbeda, tapi beliau tidak anti pati terhadap genre ini. Hal lain juga dibuktikan dengan ditemukan banyaknya video konser Iwan Fals dengan aransemen Dangdut.

        Jumat, 23 Oktober 2015

        164 Artis Dangdut Populer Dari Dulu Hingga Sekarang

        Posting download lagu sejenak saya hentikan di lagu Rhoma Feat Camelia Malik Lypsing. Kini saya ingin berbagi info kepada dangduters di penjuru tanah air dan mungkin yang ada di mancanegara, tentang daftar semua artis Dangdut yang ada sejak dulu. Termasuk di dalamnya ketika aliran ini masih bernama 'melayu'. Dan saya juga mohon bantuannya kepada pengunjung blog yang lebih tahu dan lebih lengkap mengenai hal ini, tak ada salahnya jika turut memberikan sumbangsih pikiran melalui kolom komentar. Hal ini bertujuan untuk mengenang kembali jasa para penemu dan pengembang musik Dangdut di tanah air.

        Karena saya mendata artis Dangdut populer saja, tentu tidak semua saya cantumkan di sini. Hanya yang pernah terkenal saja, baik di masanya dulu ataupun masih populer hingga sekarang. Selain itu, saya akan membaginya menjadi beberapa bagian. Pertama, artis Dangdut populer di aliran melayu, Kedua, Dangdut, Ketiga Discodut, Keempat Dangdut Koplo dan terakhir Remixdut.

        A. Daftar Artis Popouler pada Zaman Melayu Klasik (Era 50an-60an)

        1. M. Mashabi
        2. Said Effendi
        3. Ellya Agus (Ellya Khadam)
        4. Juhana Sattar
        5. Munief Bahasuan
        6. A. Haris (pencipta)
        7. M. Hasnah Thahar
        8. Husein Bawafie
        9. A. Kadir
        10. Amir Hamzah
        11. P. Ramlee
        12. S. Achmadi

        B. Dangdut Modern, Disco dan Popdut (Era 60an, 70an, 80an, 90an-2000)

        1. Rhoma Irama - ( lagu hits : Begadang)
        2. Elvy Sukaesih - (lagu hits : Sumpah Benang Emas)
        3. Rita Sugiarto - (lagu hits : Pacar Dunia Akhirat)
        4. Riza Umami - (lagu hits : Jera)
        5. Noer Halimah - (lagu hits : Janur Kuning)
        6. Mansyur S - (lagu hits :Khana)
        7. Hamdan ATT - (lagu hits : Termiskin Di Duni)
        8. Muchsin Alatas - (lagu hits : Pasrah)
        9. Meggy Z - (lagu hits : Sakit Gigi)
        10. Itje Trisnawati - (lagu hits : Duh Engkang)
        11. Jacky Zimah - (lagu hits: Belajar Menari)
        12. Herlina Effendi - (Lagu hits : Suling Bambu)
        13. Asmin Cayder - (Lagu hits : Tembok Derita)
        14. Latief Khan - (lagu hits : Masih Adakah Cinta)
        15. Camelia Malik - (lagu hits : Rekayasa Cinta)
        16. Jaja Miharja - (Lagu hits : Cinta Sabun Mandi)
        17. Jhony Iskandar - (lagu hits : Bukan Pengemis Cinta)
        18. Evie Tamala - (lagu hits : Selamat Malam)
        19. Ikke Nurjanah -  (lagu hits : Terlena)
        20. Iis Dahlia - (lagu hits : Tamu Tak Diundang)
        21. Mirnawati -  (lagu hits : Bukan Tak Mampu)
        22. Nais Larasati -  (lagu hits : Takdir)
        23. Mirnawati Dewi - (Lagu hits : Aku Tak Butuh Cinta)
        24. Mega Mustika -  (Lagu hits : Bukan Yang Pertama)
        25. Machica Mochtar (Lagu hits : Semua Untukmu)
        26. Leo Waldy - (Lagu hits : Tak Sebening Hatiku)
        27. Imam S Arifin (Lagu Hits : Jandaku)
        28. Nana Mardiana (Lagu hits : Selamat Jalan)
        29. Fazal Dath - (Lagu Hits : Sedang Sedang Saja, Saduran Tenakateketana)
        30. Santa Hoky - (lagu Hits : Mobil dan Bensin)
        31. Ona Sutera - (lagu hits : Terbayang Bayang)
        32. Caca Handika - (lagu hits : Undangan Palsu)
        33. Asep Irama (lagu hits : Kembalikanlah Dia)
        34. Yulia Citra (lagu hits : Pestamu Dukaku)
        35. Yusnia (Lagu Hits : Gubuk Derita)
        36. Vety Vera (lagu hits : Sedang Sedang Saja)
        37. Titik Nur - (lagu hits : Penyesalan)
        38.  Jotha RG (Lagu Hits : Delima ft Yulia Citra)
        39. Solid AG (Lagu hits : Memory Daun Pisang Ft Ine Sintya)
        40. Dayu AG (Lagu Hits: Tabah)
        41. Ine Sinthya (Lagu hits : Lima Menit)
        42. Intan Ali (Lagu Hits : Seruling Asmara)
        43. Irma Erviana - (Lagu Hits : Jhoni)
        44. Cucu Cahyati - (Lagu Hits : Mabuk Judi)
        45. Yus Yunus - (Lagu Hits : Gadis Malaysia)
        46. Abiem Ngesti - (Lagu Hits : Pangeran Dangdut)
        47. Mara Karma -  (Lagu Hits : Resesi Dunia)
        48. Sona Orama - (lagu hits : Semua Saudara Kita)
        49. Puput Melati - (lagu hits : Kecil Kecil Cabe Rawit)
        50. Dewi Purwati - (Lagu hits : Pak Pos)
        51. Ayu Soraya - (lagu hits : Cuma Satu)
        52. Indah Sundari (Lagu hits : Lukisan Cinta)
        53. Santi Sartika - (Lagu Hits : Repro Sisa Sisa Cinta)
        54. Cici Paramida - (Lagu hits : RT 5 RW 3)
        55. Erie Suzan - (lagu hits : Mabuk Duit)
        56. Lilis Karlina - (lagu hits : Goyang Karawang)
        57. Venty Nur - (lagu hits : Kurang Bumbu)
        58. Iis Ariska - (lagu hits: Racun Asmara)
        59. Aas Ariska - (lagu hits : repro Mencari Alasan ft Iis Ariska)
        60. Geby Parera - (lagu hits:Pembaringan Terakhir)
        61. Ashraff - (lagu hits : Sharmila)
        62. Basofi Sudirman - (lagu hits : Tidak Semua Laki-laki)
        63. Rana Rani - (lagu hits: Terbelenggu)
        64. Tutty Wibowo - (lagu hits : Hidup Di Antara Dua Cinta)
        65. Murni Chaniago - (lagu hits: Emosi Diri)
        66. Anis Fitria - (lagu hits : Aku Diam Bukan Tak Tahu)
        67. Yunita Ababil - (lagu hits : Trauma)
        68. Kristina - ( Lagu hits : Repro Jatuh Bangun)
        69. Kity Adriani (Lagu hits : Birunya Cinta ft Dayu AG)
        70. Irvan Mansyur (lagu hits : Sejengkal Tanah)
        71. Iyeth Bustami (lagu hits : Laksamana Raja Di Laut)
        72. Nada Soraya (lagu hits : Repro Malam Terakhir)
        73. Nadi Baraka (lagu hits : repro Malam Terakhir)
        1. Anis Marsela - Lagu hits : Amoy Goyang Dangdut
        2. Hetty Sundjaya - Lagu hits : Aku Bukan Hidangan
        3. Merry Andani  - Lagu hits : Dinding Pemisah
        4. Vonny Sheila - Lagu Hits : Amboy Asyiknya
        5. Helvy Maryand - Lagu Hits : Mas Joko
        6. Yenni Eria - Cintaku Terbagi Dua
        7. Amri Palu : Repro
        8. Rama Aiphama : Repro
        9. Nini Carlina : Lagu hits : Gantengnya Pacarku
        10. Yoppi Latul : Lagu hits : Simalakama
        11. Jeffry Bule : Lagu Hits : Itu Bibir Jangan Memble
        12. Linda Carela : Lagu hits : Mendut Yang (Ayo Joget Sampai Pagi)
        13. Baby Ayu : Lagu hits : Gara-gara
        14. Mila Rosa : Lagu hits : Pacarku Mooy
        15. Nia Lavenia : Lagu Hits : Cinta Lahir Batin (Pohon Pisang)
        16. Ratna Anjani : Lagu Hits : Repro
        17. Thomas Jorgy : Lagu hits : Sembagko cinta
        18. .......

        C. Era 2000an Dangdut Koplo dan Dangdut Remix, House dan Campursaridut

        Salah satu artis Dangdut popouler di era Dangdut koplo, Clara Diandra

        1. Alam - Top song : Mbah Dukun
        2. Didi Kempot - Top Song : Stasiun Balapan
        3. Sony Joss - Top Song : Sri Minggat
        4. Cintya Sari - Top Song : Lautan Madu
        5. Inul Daratista - Top Song : Masa Lalu
        6. Uut Permatasari - Top Song : Putri Panggung
        7. Juwita Bahar - Top Song : Buka Dikit Joss
        8. Dewinta Bahar - Top Song : None
        9. Anisa Bahar - Top Song : Repro Si Kerbo
        10. Wawa Marisa : Top Song : Repro Terlambat
        11. Trio Macan : Top Song : Repro Iwak Peyek
        12. Shinta Jojo : Top Song : Keong Racun
        13. Ria Amelia : Top Song : SMS
        14. Ade Irma : Top Song : Bang Toyib
        15. Melinda : Top Song : Cinta Satu Malam
        16. Ikka Bella : Top Song :Goyang Dombret
        17. Erna Sari : Top Song : Kucing Garong
        18. Aas Rolani : Top Song : Mabok Bae
        19. Cucun Novia - Top Song : Waru Doyong
        20. Hesty Aryatura - Top Song : Klepek-klepek
        21. Nitha Thalia : Top Song : Bang Mandor
        22. Ira Swara - Top Song : Repro Laguku
        23. Agung Hercules - Top Song : Astuti
        24. Ayu Ting Ting : Top Song : Alamat Palsu
        25. Siti Badriah : Top Song : 1000 Alasan
        26. Sazkia Gotik : Top Song : Satu Jam Saja
        27. Mela Berby : Top Song : None
        28. Melly Geboy : Top Song : None
        29. Fitri Karlina : Top Song : ABG Tua
        30. Julia Perez - Top Song : Aku Rapopo
        31. Jenita Janet - Top Song : Direject
        32. Sefti Sanustika
        33. Clara Diandra - Top Song : Tresnomu Oplosan
        34. Yuandri - Top Song : Secolek Dua Colek
        35. Camel Petir - Top Song : Cuma Kamu Cin
        36. Erni AB - Top Song : Mabuk Janda
        37. Linda Momoy - Top Song : Bang Jali
        38. 2Unyu2 - Top Song : Masbuloh
        39. Syaiful Jamil : Ratu Hatiku
        40. Duo Racun - Top Song : Sory Jack
        41. Beniqno - Top Song : Repro Bunga dan Kumbang
        42. Nassar KDI - Top Song : Gejolak Asmara
        43. Lesti DAcademy - Top Song : Kejora
        44. Subro DAcademy - Top Song : Bondolan
        45. Cita Citata - Top Song : Sakitnya Tuh Disini
        46. Duo Anggek - Top Song : Pacar Salah Sambung
        47. Soimah - Top Song : Repro Oplosan
        48. Anita Kemang - Top song : Nalangsa
        49. Deny Cagur - Top Song : Goyang Bang Jali
        50. Novy Ayla - Top Song : CAKA
        51. Duo Walang Sangit : Top Song :
        52. Via Vallen - Top Song : none
        53. Sodik Monata - Top Song : None
        54. Brodin - Top Song : None
        55. Lilin Herlina - Top Song : None
        56. Wiwik Sagita - Top Song : None
        57. Eny Sagita - Top Song : None
        58. Ikif Kawazima - Top Song : Kapokmu Kapan
        59. Trio Ubur-ubur - Top Song :
        60. Nurbayan - Top Song : Pokoke Joget
        61. Duo Centil - Top song : Hidung Belang
        62. Selvi Kitty - Top Song : Selfie
        63. ......
        Untuk artis yang top single atau lagu hitsnya none, itu karena mereka tidak memiliki single. Popularitasnya didongkrak lantaran pentas yang kemudian dikemas dalam vcd bajakan. Selain itu ada pula yang terkenal karena berita atau infotainment dan faktor lainnya. Semoga Bermanfaat.

        Untuk yang belum ada top single/albumnya, segera menyusul

        Rabu, 21 Oktober 2015

        Lagu Rhoma Ft Camelia Malik STF Nada-nada Rindu?

        Adakah lagu duet Rhoma feat Camelia Malik original di film Nada-nada Rindu?. Bagi sobat sonetamania atau rhomania tentu tahu, bahwa tidak ada satu lagupun yang dinyanyikan dalam film tersebut berisi duet kedua maestro Dangdut Indonesia. Perlu diketahui, bahwa vokal penyanyi wanita asli yang terdapat dalam film yang diproduksi pada 1987 dan disutradarai oleh Muchlis Raya ini adalah Riza Umami, bukan Camelia Malik dan juga tidak ada lagu yang berjudul Nada-nada Rindu.

        Meskipun dalam film STF Nada-nada Rindu tersebut tampak asli bahwa penyanyi dalam lagu-lagu yang didendangkan di film tersebut adalah Rhoma Irama dan Camelia Malik, akan tetapi pengisi vokal sebenarnya adalah Riza Umami, yang merupakan pasangan duet lagu bang haji setelah Rita Sugiarto. Beliau dalam hal ini hanya berperan sebagai bintang film, bukan penyanyi. Jadi hanya lypsing saja.

        Sebenarnya hal itu bisa dimaklumi karena memang keduanya adalah penyanyi besar dan merupakan salah satu Diva Dangdut terbaik Indonesia. Sehingga banyak yang menilai kalau C. Maliklah yang menjadi penyanyi dalam lagu itu. Hal yang berbeda jika beliau bukan penyanyi, seperti Yati Octavia atau Rica Rachim sendiri yang juga melakukan banyak lypsing di lagu Rhoma dalam setiap film yang ia perankan. Jadi bagi yang belum tahu, hal itu sih wajar saja. Dan melalui blog ini saya coba berikan wawasan dan pengetahuan baru tentang hal ini.

        Tapi ada satu komentar menggelitik yang terdapat dalam blog ini di posting semua koleksi Rhoma mp3, bahwa katanya blog ini tidak lengkap, karena tidak ada lagu Rhoma feat Camelia Malik yang berjudul Nada-nada Rindu...membaca komentar itu saya cuma bisa tertawa..ha..ha...Kalau featnya dalam bentuk lypsing memang tidak ada di blog ini, tapi kalau duetnya bersama penyanyi aslinya jelas ada dong...he..he

        Baiklah, inilah sebenarnya isi lagu yang terdapat dalam film tersebut dimana bang haji feat Riza Umami bukan bersama si Ratu Jaipong, Camelia Malik.

        1. Dasi & Gincu (Rhoma ft Riza Umami)
        2. Deritamu Deritaku (Ft Riza Umami)
        3. Hatimu Hatiku (ft Riza Umami)
        4. Judi
        5. Jera
        6. Mera & Yu (feat Riza Umami)
        7. Roda Kehidupan
        8. Zukfikar
        Note: Judi dan Hatimu Hatiku ada di dalam Soneta Volume 14.

        Itulah posting hari ini berawal dari request inbox di facebook dan juga karena komentar seperti yang sudah saya katakan di atas. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan untuk yang bilang tidak lengkap khususnya lagunya bang haji.

        Rabu, 14 Oktober 2015

        Rhoma Irama dan Elvy Sukaesih Pecah Kongsi?

        Rhoma dan Elvy pecah kongsi terkait PAMMI

        Rhoma Irama dan Elvy Sukaesih pecah kongsi terkait satu-satunya organisasi yang menjadi wadah seniman resmi insan dan seniman Dangdut Indonesia, PAMMI.

        Baru-baru ini, Elvy dikabarkan menghidupkan kembali wadah insan Dankdut Indonesia yang dulu pernah didirikan bersama dengan mendiang suaminya, Zaidun Zeth. Hal ini pertanda, bahwa si ratu telah "bercerai" dengan raja dari wadah ini.

        Meskipun langkah yang dilakukan oleh si ratu ini mendapat sorotan dari berbagai pihak dan penggemarnya baik di Indonesia atau Malaysia, namun hal itu bukan berarti telah terjadi konflik personal antara keduanya.

        Seperti dikutip Tribunnews.com, banyak yang bertanya-tanya perihal kebenaran berita perpecahan yang melibatkan keduanya. Salah satunya adalah pertanyaan datang dari salah seorang penggemarnya di Malaysia. Apakah Ummi Elvy ada kekecewaan dengan organisasi legal ini sehingga harus berpisah dengan organisasi yang dipimpin oleh bang haji.

        Mendengar pertanyaan itu, si ratu menjelaskan bahwa beliau tidak ada masalah apapun dengan sang raja ataupun organisasi pimpinan bang haji sendiri. Ia juga mengatakan bahwa sebelum ada PAMMI, ia dan mendiang suaminya sudah mendirikan IKARDI terlebih dulu, dan sekarang beliau ingin menghidupkannya kembali.
        "Gini loh, sebenarnya (saya) sudah ditawari dari jaman masih ada Abah (Zaidun Zeth). Waktu itu abah bilang, ji (Rhoma Irama) ini ada IKARDI, ana hanya sebagai pencetus sama-sama istri ana. Dan ini (IKARDI) bukan punya ana tapi ini punya orang dangdut, ini namanya udah pas banget. Tapi ya hak dia (Rhoma tidak mau bergabung) dan saya nggak mau dibanding-bandingin dengan dia. Dan saya dengan bang haji tetap berteman."

        Sementara itu, salah satu alasan yang mendasar dari Elvy untuk menghidupkan kembali IKARDI dan menolak bergabung dengan PAMMI adalah karena beliau tidak ingin membatasi, mengkotak-kotakan antara senior dan yunior.
        "Adanya IKARDI saya cuma ingin tidak ada pengkotak-kotakan antara senior dan junior. Apalagi, sekarang dengan judul Ikatan Keluarga Artis Dangdut Indonesia kita semuanya keluarga besar dan kita ingin berpegangan tangan untuk meningkatkan kembali musik dangdut,"
        Maksud pernyataan ummi soal pengkotak-kotakan (membeda-bedakan) antara pedangdut senior dan yunior adalah bahwa tidak semua penyanyi/artis dan musisi Dankdut diakui sebagai anggota wadah artis resmi ini dengan alasan sopan santun dalam bermusik. Untuk itulah, Elvi ingin merangkul semuanya termasuk artis-artis yang saat ini dianggap "miring" seperti Inul Daratista, Dewi Persik dan beberapa penyanyi (baru) lain. Apakah ini pertanda bahwa Elvy Sukaesih juga tidak setuju dengan pendapat Rhoma yang mengecam Dangdut Koplo menjadi bagian dari genre ini, karena alasan kesopanan?...
        "Kalau disana katanya dikotak-kotakin tidak merangkul yang begini-begini. Makanya saya sekarang ingin merangkul semuanya. Kan semua bisa dibina dan mengingatkan supaya dangdut berkualitas dan menampilkan yang manis dan sopan santun," katanya.
        "Karena saya merasa tampil dengan Inul Daratista sama Dewi Persik dengan segala macem ternyata mereka bisa mengubah kostumnya. Mereka bisa diajak kerjasama kok. Dan mereka tidak boleh dikucilkan dan ngomong dengan arogan, jangan," ucap Elvy Sukaesih.
        Referensi dan Sumber:
        Tribunnews - Artikel 1   
        Tribunnews - Artikel 2
        Tribunnews - Artikel 3

        Minggu, 20 September 2015

        Rhoma: Dangdut Koplo Bukan Bagian Dangdut !!

         Goyang erotis, porno, vulgar alasan Rhoma larang Dangdut koplo jadi bagian Dangdut
        Meskipun secara instrumen, irama serta goyangan sama dengan ciri khas yang ada pada musik Dangdut secara umum namun ada sebagian pihak yang berpendapat bahwa musik koplo itu bukan merupakan bagian Dankdut. Salah satunya adalah sang raja sendiri, Rhoma Irama, yang berpendapat seperti itu. Bahkan secara terang-terangan, Rhoma mengecam musik ini lantaran menjadi sebab tumbuh suburnya penyanyi erotis atau goyang erotis dan melarang penggunaan kata Dangdut di depan kata koplo dengan alasan telah menyimpang dari pakem.

        Pendapat beliau ini sebenarnya masih berkaitan dengan konflik antara beliau dengan Inul Daratista perihal goyang ngebor beberapa tahun yang lalu. Menurutnya, Inul yang pertama berjasa mempopulerkan aliran koplo di seluruh Indonesia ini mengajarkan goyangan erotis kepada lainnya terutama di tingkat lokal/daerah. Sehingga dikhawatirkan suatu saat nanti akan muncul dan lahir penyanyi dengan goyangan-goyangan erotis lain. Namun, seperti kita ketahui, konflik ini sebenarnya melahirkan pro-kontra berkepanjangan yang justru semakin mengangkat popularitas Inul dan genre koplo itu sendiri.

        Kekhawatiran Rhoma tersebut ternyata benar adanya. Setelah koplo semakin ngetrend dan populer di Indonesia, muncul beberapa biduan pendatang baru yang dengan sengaja bergoyang lebih erotis dari sekedar goyang ngebornya Inul. Mereka mungkin berasumsi, bahwa dengan cara seperti itu siapa tahu akan bernasib sama dengan Inul. Namun begitu, banyak juga biduan pendatang-pendatang baru yang tetap menjaga nilai-nilai etika dan estetika, norma masyarakat dan agama.

        Oleh karena itu, jika yang menjadi alasan Rhoma mengecam koplo itu didasarkan pada beberapa penyanyi erotis yang lahir akibat genre baru ini, lalu bagaimana dengan mereka-mereka (pendatang baru) yang masih peduli dengan nilai etika dan estetika?. Dan bagaimana jika ada sebuah orkes melayu non koplo ketika pentas, biduannya membawakan lagu-lagu original akan tetapi beraksi amoral seperti misal penyanyi bebas dipegang dan digerayangi di panggung, apakah orkes melayu dan penyanyi itu masih dianggap sebagai bagian dari Dankduth? dan bagaimana juga jika sebuah grup Dankdut Koplo seperti OM. New Pallapa, SERA, Monata, Sagita dan lainnya ketika pentas penyanyinya tampil elegan, sopan dan estetik di panggung?, apakah masih juga dilarang menjadi bagian dari Dankdoet?. Jangan lupa juga untuk menilai hal tersebut untuk penampilan biduan-biduan organ tunggal/electune.

        Kami sendiri juga masih bingung dengan pernyataan "telah menyimpang dari pakem". Standar apa yang digunakan untuk mengklaim bahwa sebuah aliran itu menyimpang dari pakem? apakah irama, alat musik yang digunakan atau yang lain. Jika karena iramanya yang dinilai, seharusnya beliau dulu juga menolak genre baru atau cabang dari musik ini, seperti Pop-Dut, Rock-dut, Disco-dut, Ska-dut, Cong-dut, Campursari-dut, dan sebagainya.

        Berdasarkan hal tersebut di atas, untuk kali ini kami tidak sependapat dengan bang Haji terkait dengan kecaman atau larangan Dangdut Koplo bukan bagian dari Dangdut dengan alasan, pertama meski benar bahwa aliran ini menjadi sebab lahirnya aksi beberapa biduan porno dan erotis, tapi masih banyak juga pendatang baru yang tetap menjunjung tinggi moral, etika dan estetika saat pentas. Hal ini sama saja ketika pada awal 90an musik ini meledak, ada yang positif ada juga yang negatif terutama di tingkat daerah. Hanya saja yang membedakan saat itu, musik ini belum begitu terekspos oleh media karena memang saat itu masih sangat sedikit dan terbatas, tidak seperti sekarang. Kedua, dari segi irama dan alat musik yang digunakan, koplo justru lebih identik dengan Dankdut dibandingkan dengan cabang lain seperti, disco-dut, pop-dut, ska-dut, reggae-dut, house-dut, chacha-dut yang pernah lahir sebelumnya dan tidak pernah ada kecaman atau larangan. Ketiga, secara umum semua aliran musik itu adalah hasil kreatifitas seniman di masing-masing periode yang tetap mengandung unsur nilai seni. Keempat, yang dilarang seharusnya bukan pada alirannya tetapi oknum yang telah menyalahgunakan untuk hal-hal negatif, terutama penyanyi.

        Posting ini sebagai respon dari berita yang bersumber dari : http://musik.kapanlagi.com/berita/rhoma-irama-musik-komplo-menyimpang-dari-dangdut.html

        Rabu, 09 September 2015

        10 Fakta Semua Koleksi Lagu Rhoma Irama

        10 hal tentang semua koleksi lengkap Rhoma Irama
        Mungkin belum pernah terpikir oleh saya sebelumnya, jika ternyata ada sekitar 10 fakta nilai yang ada pada semua koleksi lagu-lagu Rhoma Irama. 10 fakta nilai tersebut adalah berhubungan dengan asmara atau percintaan, Dakwah Islam, Sosial, Nasionalisme, politik, hukum, Olahraga dan kesehatan, keluarga, Seni dan Budaya, dan terakhir adalah nilai tasawuf.

        Berbekal pengetahuan Islam, politik dan hukum yang baik itulah, kini beliau terpanggil untuk mencalonkan diri sebagai Presiden Indonesia. Meski sebenarnya jika Rhoma Irama benar jadi Presiden, belum jelas dan belum ada tanda-tanda siapa yang akan menjadi penerusnya, baik sebagai sang Raja ataupun sebagai ketua umum PAMMI yang sudah ia pimpin selama puluhan tahun.

        Sulitnya menggantikan posisi beliau di kedua posisi memang beralasan. Dan salah satunya adalah beliau telah menciptakan ratusan atau mungkin lebih dari seribu lagu yang memiliki banyak fakta nilai di dalamnya seperti tersebut di atas. Dan di bawah ini adalah beberapa daftar tembang dan ciptaan Rhoma yang memiliki 10 fakta nilai tersebut

        1. Asmara dan Percintaan
        Banyak sekali kita jumpai lagu-lagu bang haji yang berbicara soal percintaan, sebut saja; Syahdu, Kerinduan, Cuma Kamu, Aku Sayang Padamu, Malam Terakhir dan sebagainya
        2. Dakwah dan Hukum Islam
        Seperti pada tembang, Laa Ilaa ha Illallah, Haram, Terserah Kita, Kiamat, Hari Berbangkit, perjuangan Dan Do'a, Setan Pasti Kalah, Lima dan lain-lain.
        3. Sosial
        Gelandangan, Yatim Piatu, Sedekah, Pengorbanan, Pengangguran, Malapetaka, Bencana, Ibu Kota, Ranta-rantai Derita, Buatmu Afghanistan, Kemarau, Air Mata dan Mata Air, Masa Depan, Gali Lobang, Lapar, Bujangan, Anak Malang dan sebagainya
        4. Nasionalisme
        Indonesia Bersatu, Reformasi, 135 juta, Modernisasi dan sebagaimnya
        5. Hak Asasi dan Politik dan Demokrasi
        Indonesia, Pemilu, Euforia, Hak Asasi, Emansipasi Wanita dan lain--lain
        6. Olah raga dan kesehatan
        Nilai Sehat, Lari Pagi
        7. Keluarga
        Mandul, Saleha, Mama, Pedih, Pengabdian dan lain-lain
        8. Seni dan Budaya
        Seni, Viva Dangdut, Terajana, Lain Ladang Lain Belalang

        9. Tasawuf
        Wahai Pesona, Sifana, Syahdu versi terakhir

        10. Hiburan
        Ajojing, Sampai Pagi, Joget, Berdendang, Ke Monas,

        Itulah 10 fakta nilai yang ada pada lagu-lagu Rhoma, baik bersama Soneta grup ataupun koleksi lagu Rhoma non Soneta Grup. Meski ada lagu yang jumlahnya sedikit berdasar kategori itu, tapi hal itu sudah termasuk lebih dari sekedar cukup dan 'patut' menerima penghargaan pula sebagai seorang profesor selain juga gelar yang lain seperti Kiyai, Haji, Raja dan Ketum PAMMI..

        Jumat, 28 Agustus 2015

        Koleksi Lagu Rhoma Irama Tentang Cinta

        Dari ratusan koleksi lagu bang haji Rhoma Irama, beberapa di antaranya berisi (lirik/syair) tentang cinta atau asmara, baik ciptaan beliau sendiri atau orang lain. Selain itu tembang-tembang percintaan yang bisa sobat download di bawah ini juga termasuk lagu duet (feat) beliau bareng Elvy Sukaesih, Rita Sugiarto, Riza Umami, Noer Halimah dan Ida Royani.

        Oiya, sekedar mengingatkan, mengapa saya tertarik memposting tentang hal ini, adalah karena dulu saya pernah membahas bahwa setidaknya semua koleksi Rhoma Irama berisi 10 fakta, yaitu tentang dakwah (religi/islami), Kesehatan, Olah Raga, Sosial, Budaya, Politik, tentang cinta dan asmara dan sebagainya. Jadi sangat erat hubungannya dan sebagai lanjutan posting tersebut lebih rinci lagi.

        koleksi lagu rhoma irama yang berisi tentang cinta dan asmara


        Meski sebenarnya bang haji telah menciptakan lagu yang berisi banyak hal dalam kehidupan, akan tetapi koleksi lagu yang berisi tentang cinta jarang sekali dipentaskan oleh Rhoma Irama, selama yang saya ketahui hingga saat ini. Beliau lebih suka mementaskan lagu-lagu yang bernilai dakwah (Islam) dan kritik (pemerintah) seperti Persatuan (Bersatulah), Badai Fitnah, Malapetaka, Nafsu Serakah, Badai Fitnah, Nyanyian Setan, Setetes Air Hina, Indonesia, Ghibah, Hari Berbangkit, Indonesia Satu, Mirasantika. Sementara hanya sedikit sekali tembang bertema asmara yang dipentaskan beliau dan Soneta Grupnya. Hingga saat ini saya baru mendengar beliau mementaskan Melody Cinta (2), Syahdu, Cuma Kamu, Gala-gala, Menunggu, Citra Cinta, Kata Pujangga, Malam Terakhir.

        Sebenarnya saya (dan mungkin juga anda sonetamania/rhomania) ingin sekali (terutama ketika era 90an) mendengarkan secara live konser Rhoma Irama plus Soneta grup lagu yang bagus-bagus bertopik cinta seperti Nostalgia, Bimbang, Ani, Bunga Surga, Camelia, Bunga Desa (Raib), Primadona Desa, Beku, Cinta Segitiga, Langitpun Berduka dan masih banyak lagi yang ingin saya dengarkan langsung waktu itu (terutama kalau pas live TV).

        Mungkin ada alasan tersendiri bagi beliau, mengapa jarang sekali mementaskan tembang-tembang beraroma asmara yang sebenarnya banyak yang bagus dan begitu menyentuh perasaan saat didengarkan, baik dari kualitas vokal bang haji, aransemen musik dan lirik itu sendiri.

        Apa saja sih sebenarnya koleksi lagu Rhoma Irama tentang cinta selain yang sebagian sudah saya sebut di atas?, silakan simak dan sekaligus download format mp3nya baik yang solo ataupun duet/feat bareng Noer Halimah, Rita Sugiarto, Elvy Sukaesih, Riza Umami dan Ida Royani, dalam daftar acak di bawah ini
        1. Ani
        2. Cuma Kamu Feat Rita S
        3. Beku
        4. Primadona Desa
        5. Bunga Desa (Raib)
        6. Bunga Surga Feat Ida Royani
        7. Camelia
        8. Cinta Segitiga
        9. Bimbang
        10. Nostalgia
        11. Langitpun Turut Berduka
        12. Buah Duri Neraka
        13. Anjing dan Sampah
        14. Ku Sayang Padamu
        15. Air Mata Darah
        16. Kerudung Putih
        17. Bahtera Cinta Feat Riza Umami
        18. Pertemuan Feat Noer Halimah
        19. Mutiara Hidupku
        20. Gitar Tua
        21. Tak Dapat Tidur Feat Rita S
        22. Siapa Yang Punya Ft Rita S
        23. Dawai Asmara Feat Noer Halimah
        24. Terkesima Feat Riza Umami
        25. Pantun Cinta Feat Rita S
        26. Malang
        27. Misteri Cinta
        28. Cinta Abadi Feat Elvy S
        29. Cincin Kawin Feat Elvi S
        30. Tabir Kepalsuan
        Sudah ya 30 aja sudah cukup he..he..nah kalau lagu tentang cinta yang sobat cari di atas tidak ada, sobat bisa cari sendiri di semua koleksi lagu-lagu Rhoma Irama yang lengkap yang sudah pernah saya posting di blog ini (tapi sepertinya hanya bisa didownload via laptop atau tabs karena filenya bukan berformat link, tapi iframe/embed).

        Untuk tembang yang saya tebalkan di atas merupakan lagu favorit saya. Apa dan mengapa saya begitu memfavoritkan tembang tersebut? silakan download dan dengarkan (terutama bagi sobat yang belum tahu atau belum pernah mendengarkannya). Pokoknya bagus banget deh menurut penilaian saya...suaranya, aransemen musik dan syairnya begitu luar biasa pokoknya...

        Sekian dulu bro posting saya hari ini, semoga terhibur dan sekaligus mendapatkan wawasan baru. See You Next Time...

        Rabu, 24 Juni 2015

        Lagu-lagu Lawas Rhoma Irama Tapi Bukan Ciptaan Beliau

        Lagu lawas Rhoma Irama seperti Tiada Berdaya, Kabar dan Dosa, Buatmu Afganistan, Anak Yang malang memang dipopulerkan oleh beliau dan diaransemen oleh Soneta Grup, tapi bukan ciptaan beliau. Saya juga baru tahu sejak beli kaset Album Renungkan, Kabar dan Dosa, dan Lomba Cipta tahun 86  dan LCLD sejabotabek 1979/1980, ketika saya masih duduk di bangku SMA kelas 1 (sekitar tahun 1994).

        Saya sengaja posting tentang topik ini agar fans Dhangdut pendatang baru tahu (dan bisa juga untuk fans bang haji yang belum tahu), bahwa sebenarnya tidak semua laghu yang dinyanyikan oleh beliau merupakan ciptaannya sendiri, baik ketika sudah lahir Soneta Grup ataupun belum. Tembang seperti, Akulah Saudaramu, Cinta Pertama, Magdalena, Melodi Cintaku yang pernah saya posting di - bukan Koleksi New Pallapa -  adalah beberapa contoh koleksi lawas yang dinyanyikan oleh bang haji, tapi bukan merupakan ciptaan Rhoma Irama.

        Agar lebih mudah, berikut rincian lagu lawas yang bukan karya cipta Rhoma Irama, baik sesudah atau sebelum lahirnya SONETA GRUP dan lahirnya album volume serie pertama yang berjudul Begadang I.

        * PASCA SONETA GRUP & ALBUM BEGADANG I*

        A. Lagu-lagu hasil Lomba Cipta

        Koleksi ini merupakan hasil karya dari para pencipta dalam Lomba Cipta Dangdut (LCLD), baik diadakan di tingkat Nasional oleh PAMMI, atau bersifat lokal (dalam hal ini, Jabotabek).
        1. Anak Yang Malang - LCLD II tahun 1985/1986 - Fauzan B
        2. Kesesatan - LCLD tahun 1985/1986 - Cipt. Ugan Suganda
        3. Lago Buat Kawan - LCLD 1985/1986 - Cipt. Aziz Thalib
        4. Bunga Bunga Ganja - LCLD 1985/1986 - Hamdan ATT
        5. Langitpun Berduka - LCLD 1985/1986 - Alwi Hasan
        6. Ranta-rantai Derita - LCLD 1985/1986 - Hamdan ATT
        7. Mata Air dan Air Mata - LCLD 1985/1986 - Cipt. Aziz Thalib
        8. Tiada Berdaya - LCLD Sejabtabek tahun 1979/1980 - Cipt. Junaidi Sam
        9. Bangkitlah - LCLD Sejabotabek tahun 1979/1980 - Alam DS
        10. Bisnis - LCLD Sejabotabek th 1979/1980 - Cipt. Romli
        11. Kemarau - LCLD Sejabotabek tahun 1979/1980 - Cipt. Hamdan ATT
        12. Keruntuhan Cinta - LCLD Sejabotabek 1979/1980 - Cipt. Hamdan ATT
        B. Album berjudul Kabar dan Dosa (tahun 1989 terdiri dari 10 tembang feat Noer Halimah), Prod. RHS Record
        1. Kabar dan Dosa Cipt. Z Muchtar
        2. Buatmu Afganistan Cipt. Husain Audah & A. Kadir Hasny
        3. Harta Cipt. - A. Kadir Hasny
        4. Firman Tuhan - Cipt. Z. Muhctar
        5. Renungkan Cipt. Husain Audah
        Keterangan : di Album Kabar dan Dosa memang ada Renungkan, Harta dan Firman Tuhan. Sementara di Album Renungkan juga ada Renungkan itu sendiri, Firman Tuhan, Harta ditambah Kesesatan. Belum tambah lagi di Album Langitpun Berduka, ada judul-judul yang sama (dan tidak akan saya ulangi lagi untuk menuliskan tembang yang sama meski album berbeda, karena topiknya kurang tepat). Yang saya kurang mengerti adalah tembang Kabar & Dosa dan Buatmu Afganistan, apakah kedua tembang  lawas yang bukan ciptaan Rhoma ini bagian dari lomba cipta atau bukan. Tapi yang jelas, daftar tembang di atas digarap oleh beliau bersama Soneta Grup. Sedangkan tembang-tembang yang bukan merupakan karya asli beliau dan belum lahir Soneta Grup, ada di poin berikutnya di bawah ini.

        *PRA SONETA GRUP  ALBUM BEGADANG I*

        C. Lagu Lawas Rhoma Irama Pra-Soneta

        Ada tembang yang merupakan ciptaan beliau sendiri saat masih bergabung dengan OM. Purnama, seperti Malam Gembira, Surat Terakhir, Kemana Dimana dan ada pula yang merupakan ciptaan orang lain, terutama pimpinan grup itu sendiri, Awab Abdullah.
        1. Cinta Pertama, Cipt. S.Shahab - Ada yang berpendapat Cipt. Awab Purnama
        2. Bungaku, Cipt. Awab H
        3. Jangan Berjudi Feat Elvy S, Cipt. Awab Abdullah
        4. Insan Yang Rugi, Cipt. S.Shahab
        5. Magdalena, Cipt. Awab Purnama
        6. Akulah Saudaramu, Cipt. Bahfen
        7. Membisu, Cipt. Abdullah
        8. Ke Binaria, Cipt. Bahfen
        9. Ke Pasar Minggu feat Elvy Sukaesih Cipt. M.Paris/N.Asdinur
        10. Nona Manis, Cipt. Bahfen
        11. Keluh Kesah, (S.Sahab/Awab H.)
        12. Usah Diganggu, (Cipt. Awab H)
        13. Derita (Cipt. Awab H)
        14. Anak Yatim Piyatu (S.Shahab/Muchsin)
        15. Melody Cintaku Cipt. Awab Abdullah
        16. Duka Dalam Cinta, Cipt. Awab Purnama
        17. Dll
        D. Rhoma dalam Album Pop Bersama Band The Galaxies
        1. Nonton Cokek feat Inneke Kusumawati, Cipt. Mus. K.Wirja
        2. Arti Cinta , Cipt Gaffar Pakaja
        3. Pertama Berkenalan feat Inneke Kusumawati, Cipt. Jessy Wenas
        4. Pujaan Hati, Cipt Mus K.Wirja
        5. Angan-angan Saja feat Inneke Kusumawati, Cipt. Zakaria
        6. Hari Ini Tiada Cinta, Cipt. Jessy Wenas
        7. Hanya Engkau, Mus. K.Wirja
        E. Album Pop bareng Zainal Combo
        1. Mohon Diri,  Cipt. Jessy Wenas
        2. Mabok Kepayang, feat Inneke Kusumawati, Cipt.Mus. K. Wirja
        3. Cinta Buta feat Inneke Kusumawati, Cipt. Weddhasmara
        F. Bersama OM. Chandralleka (Pimp. Umar Alatas)
        1. Jelita Teruna feat Titing Jeny, Cipt. Umar Alatas
        2. Ingkar Janji, Cipt. Umar Alatas
        G. Bersama OM. Sagita (Pimp. Marah Burdah)
        1. Akhir Jaman, Cipt. Salim
        2. Sebuah Mimpi, Cipt. Iqbal
        3. Malam Cemerlang Feat Wiwik Abidin, Cipt. Benny Muharram & Oma
        H. Bersama OM. Pancaran Muda (Pimp. Zakaria)
        1. Di Dalam Bemo (cipt. Zakaria)
        2. Dia Juga Manusia (cipt. M. Faris & Oma Irama)
        3. Hadiah Ulang Tahun (cipt.Ilin Sumantri)
        4. Cincin Permata (cipt.Ilin Sumantri)
        5. Pedagang Kecil (cipt.Ilin Sumantri)
        6. Kisah Ayam Jantan (cipt.Malik Ibrahim)
        7. Burung Kesayangan (cipt. Zakaria)
        8. Dll
        I. Bersama OM. Elsitara (Pimp. Ellya Khadam)
        1. Tukang Ramal feat Ellya Khadam (Cipt. M. Farris)
        2. Suratmu (Cipt. Oma & Khadam)
        3. Menang Lomba Joget feat Ellya Khadam (Cipt. Khadam)
        4. Bunga dan Doa feat Ellya Khadam (Cipt. Khadam)
        5. Hanya Satu Kupinta Feat E. Khadam (Cipt. M. Farris)
        6. Uang Belanja, feat Ellya Khadam, (Cipt. Iin Sumantri)
        7. Dll
        J. Album Risalah Penyanyi, pengiring OM. Soneta
        1. Bila Terlaksana, Cipt. Ja'far Bilfas
        2. Satu Di Dunia, Cipt. A. Harris
        Keterangan: Saya sendiri masih banyak yang bingung terkait penciptanya. Sebagai contoh, Akulah Saudaramu, ada yang menuliskan kalau koleksi ini ciptaan Bahfen, tapi ada pula yang menuliskan ciptaan bang haji, dan juga perbedaan pada tembang yang lain.

        Selain itu, ada pula nama-nama yang masih tanda tanya untuk saya, antara Awab Abdullah, Awab Purnama, Awab H, dan Abdullah saja. Apakah itu satu orang atau berbeda. Mohon bagi yang lebih tahu dari saya untuk menginformasikannya secara valid. Salah satu contoh yang membuat bingung misalnya koleksi yang berjudul Insan Berjudi. Ada yang menuliskan Abdullah saja, sebagai pencipta, ada pula yang menuliskan Awab Purnama. Dan satu lagi, untuk penulisan nama ini juga membuat saya bingung, Bahfen dan Bahsen, mana yang benar?.

        Itulah beberapa lagu lawas yang pernah dipopulerkan oleh Rhoma Irama tapi bukan merupakan ciptaannya sendiri, baik pra atau setelah Soneta lahir, baik tembang pop atau Dang-dut. Ternyata banyak juga tembang-tembang yang dinyanyikan oleh beliau tapi bukan ciptaannya. Itu saja saya kira belum semuanya. Namun demikian, yang saya masukkan di sini adalah tembang-tembang populer, jadi kalau nanti dirilis ulang atau didaur ulang, baik dalam bentuk rekaman berijin (legal dan berhak cipta) atau daur ulang yang biasanya dikoplo non legal dalam bentuk (album) VCD, oleh grup-grup Koplo, seperti New Pallapa yang sudah saya posting kemari, pengunjung setidaknya sudah tahu.

        Ref daftar tembang & Pencipta dari Forsa Bogor

          Jumat, 20 Maret 2015

          Semua Lagu Rhoma Irama Lengkap dan Lebih Detail.

          Posting yang ingin saya share kali ini adalah tentang semua lagu Rhoma Irama lengkap, baik yang merupakan ciptaan beliau sendiri atau orang lain. Secara rincinya, semua lagu Dangdut lengkap yang dilantunkan oleh beliau terbagi dalam beberapa kategori, di mana setiap kategori akan ada penjelasan, keterangan dan info yang lebih detail sehingga bisa menambah wawasan baru bagi sobat. Pertama, lagu-lagu Rhoma yang ada dalam album series (volume) Soneta Grup yang berjumlah 16. Kedua, saat beliau masih tergabung dalam OM. Purnama, Pancaran Muda, Chandralekka dll. Ketiga, merupakan bagian dari Soneta grup tapi bukan merupakan album series (volume). Keempat, koleksi yang ada atau menjadi bagian dari sebuah film (Sound Track Film)

          Semua koleksi lagu Rhoma Irama lengkap yang bisa didownload gratis
          1. Album Soneta Grup Volume

          Untuk yang pertama adalah kumpulan lagu Rhoma Irama bersama Soneta Grup yang terdapat dalam album berkategori volume, mulai dari daftar lagu Soneta Volume 1 sampai dengan yang terakhir. Sekedar berbagi pengetahuan dan wawasan ringan saja, dalam album soneta volume 1-16 jumlah lagu secara keseluruhan ada 118. Namun dari total tersebut, yang dinyanyikan oleh beliau baik solo atau duetnya bersama Elvy Sukaesih, Rita Sugiarto, Riza Umami, Miss Nandani dan Noer Halimah sebanyak 86 buah tembang saja, sisanya adalah dinyanyikan secara solo oleh Elvy, Rita, Miss Nandani, dan Noer Halimah. 

          2. Koleksi Non Soneta (OM. Purnama. Pancaran Muda, Sagita, Chandralekka, dll)

          Kategori yang kedua merupakan lagu-lagu yang merupakan koleksi Rhoma non Soneta. Jadi, perlu sobat ketahui, bahwa ternyata banyak sekali koleksi tembang yang pernah dinyanyikan bang haji ketika Soneta belum didirikan, baik yang merupakan ciptaan beliau sendiri ataupun bukan, baik yang solo atau duet. Kala itu, bang haji pernah tergabung dalam grup OM. Purnama, Chandralekka, Sagita, Pancaran Muda dan Naviri. Lagu yang cukup populer seperti Ke Binaria, Akulah Saudaramu, Menangis dan lainnya ternyata bukan koleksi Soneta.

          3. Koleksi Bersama Soneta Grup Tapi Non Album Volume

          Kategori ketiga ini adalah lagu yang dinyanyikan atau masih menjadi bagian dari Soneta Grup tapi tidak termasuk dalam album volume seperti yang saya sudah sebutkan di atas. Seperti misalnya Kiamat, Hari Berbangkit, Malam Terakhir, Pertemuan, Kegagalan Cinta, Gelandangan dan sebagainya.

          4. Lagu Dalam Soundtrack Film

          Kategori yang terakhir ini merupakan lagu-lagu bang haji yang terdapat dalam beberapa film yang pernah dibintanginya. Misalnya Cinta Segitiga, Siapa Yang Punya, Nasibku, Mama, Pengabdian, Bimbang, Syahdu, dan masih banyak yang lain. Dan juga sebagai bonus, ada beberapa koleksi lagu yang beraliran gambus seperti, Shalawat Badr, Lebaran, 5 Milyar, dan juga koleksi Pop saat beliau tergabung dalam Naviri Band, seperti Remaja dan Bulan, Tidak Sepertimu, Ulurkan Tangan.

          Nah, dari beberapa kategori di atas, saya kumpulkan menjadi satu dalam daftar semua lagu Rhoma Irama lengkap, berikut ini:
          1. 1001 Macam
          2. 135/200 Juta (Judul/Cover Album Soneta Vol. 6)
          3. 5 Milyar
          4. Adu Domba
          5. Air Mata dan Mata Air
          6. Air Mata Darah
          7. Aku dan Dia
          8. Akulah Saudaramu
          9. Ampunilah
          10. Anak Kera
          11. Anak Pertama
          12. Anak Yang Malang
          13. Ani
          14. Anjing dan Sampah
          15. Apa Salahku
          16. Api dan Lautan
          17. Awet Muda
          18. Ayah Kawin Lagi
          19. Azza
          20. Baca
          21. Badai Fitnah
          22. Baju Satu Kering di Badan
          23. Banyak Jalan Menuju Roma
          24. Bebas
          25. Begadang I (Judul/cover album Soneta Vol.1)
          26. Begadang II (Judul/cover album Soneta Vol.9)
          27. Beku
          28. Bencana
          29. Berpacaran
          30. Bersatulah/Persatuan
          31. Besok
          32. Biarkan Aku Pergi
          33. Bila Terlaksana
          34. Bimbang
          35. Bismillah
          36. Bisnis
          37. Boleh Saja
          38. Bosan
          39. Bul Bul
          40. Buah Duri Neraka
          41. Buatmu Afganistan
          42. Bujangan (Judul/cover album Soneta vol. 16)
          43. Bulan Bintang
          44. Bulan Purnama
          45. Bunga Desa (Raib)
          46. Bunga Nusa Indah
          47. Bunga-bunga Ganja
          48. Bungaku
          49. Buta Tuli
          50. Buta
          51. Camelia Versi Lawas
          52. Camelia
          53. Cane
          54. Celana Komprang & Rok Mini
          55. Cinta Buta
          56. Cinta Pertama
          57. Cinta Segitiga
          58. Citra Cinta
          59. Darah Muda (Judul Album Soneta Vol.4)
          60. Dendam
          61. Derita
          62. Derita Di Balik Tawa
          63. Dewa Amor
          64. Dilarang Melarang
          65. Duka Dalam Cinta
          66. Dunia
          67. Emansipasi Wanita (Judul/Cover Album Soneta Volume 13)
          68. Enggak Sanggup
          69. Engkau
          70. Euphoria
          71. Fakkir
          72. Firman Tuhan
          73. Fitnah Derita
          74. Gala-gala
          75. Gali Lobang Tutup Lobang (Judul Album Soneta Vol.15)
          76. Garis Pemisah
          77. Gelandangan
          78. Gembala 
          79. Generasi Muda
          80. Ghibah
          81. Gitar Tua
          82. Gulali
          83. Habis Gelap Terbitlah Terang
          84. Haji
          85. Hak Azazi
          86. Hamba Nafsu
          87. Harga Diri
          88. Hari Berbangkit
          89. Harta
          90. Hmm..mm..Sedap
          91. Hubungan
          92. Ibu Kota
          93. Indonesia (Judul/Cover album Soneta Vol. 11)
          94. Ingkar
          95. Insan Yang Rugi
          96. Insya Allah
          97. Jaga Diri
          98. Jakarta
          99. Jana-jana
          100. Jangan Berjudi
          101. Jangan Jangan
          102. Jangan Malu Malu
          103. Jangan Mencintaiku
          104. Jangan Menghayal
          105. Jatuh Cinta
          106. Judi (Judul/Cover album Soneta Vol.14)
          107. Jeritan Hati
          108. Kabar dan Dosa
          109. Kata Pujangga
          110. Kawula Muda
          111. Kaya Hati
          112. Kegagalan Cinta
          113. Kegersangan Cinta
          114. Kehilangan Tongkat
          115. Kehilangan
          116. Kekasih
          117. Kelana I
          118. Kelana II
          119. Kelana III
          120. Kemana Dimana
          121. Kemarau
          122. Kematian
          123. Kenangan Indah
          124. Keramat
          125. Keroncong Melayu
          126. Kerudung Putih
          127. Keruntuhan Cinta
          128. Kesesatan
          129. Kiamat
          130. Kisah Di Bulan Juni
          131. Kita Adalah Satu
          132. Kutunggu
          133. Kuraca
          134. Ku Sayang Padamu
          135. Lailaahaillallah
          136. Lagi-lagi Cinta
          137. Lagu Kenangan
          138. Lain Lubuk Lain Kepala
          139. Langitpun Berduka
          140. Lapar
          141. Lari Pagi
          142. Lebaran
          143. Lelaki
          144. Lembah Hitam
          145. Lembur Kuring
          146. Lidah
          147. Lima
          148. Lingkaran Setan
          149. Malam Minggu
          150. Malang
          151. Malapetaka
          152. Mama
          153. Manis
          154. Mardatillah
          155. Marilah Sayang
          156. Masa Depan
          157. Masya Allah
          158. Melodi Cinta I
          159. Melodi Cinta II
          160. Membisu
          161. Menangis
          162. Menggapai Matahari
          163. Meratap
          164. Mirasantika
          165. Misteri Cinta
          166. Modern
          167. Murni Sejati
          168. Musafir
          169. Musibah
          170. Musik (Judul/cover album Soneta Vol.5)
          171. Mutiara Hidupku
          172. Nafsu Serakah
          173. Narapidana
          174. Narkoba
          175. Nasibku
          176. Nilai Sehat
          177. Nostaliga
          178. Nyanyian Setan
          179. Pantai Bestgi
          180. Pantun Pinuntun
          181. Patah Hati
          182. Pedih
          183. Pelangi
          184. Pemarah
          185. Pembaharuan
          186. Pemburu
          187. Pemilu
          188. Penasaran (Judul/cover album Soneta Vol. 2)
          189. Pengabdian
          190. Pengangguran
          191. Pengemis Buta
          192. Pengorbanan
          193. Perbedaan
          194. Perjuangan dan Doa
          195. Persaingan
          196. Persetan
          197. Pertemuan
          198. Pesta Pasti Berakhir
          199. Pintaku
          200. Primadona Desa
          201. Puja
          202. Qur’an dan Koran
          203. Rana Duka
          204. Rantai-rantai Derita
          205. Reformasi
          206. Remaja dan Bulan
          207. Remaja
          208. Renungan Budi
          209. Renungkanlah
          210. Risalah Penyanyi
          211. Roda Kehidupan
          212. Romantika
          213. Rupiah (Judul/Cover Album Soneta Volume 3)
          214. Sahabat (Judul/Cover Album Soneta Volume 10)
          215. Sahar Tallail
          216. Salam Rindu
          217. Saleha
          218. Sama Saja
          219. Santai (Judul/Cover Album Soneta Volume 7)
          220. Satu Di Dunia
          221. Sebujur Bangkai
          222. Sedekah
          223. Semanis Madu
          224. Sembilan Bulan
          225. Seni
          226. Setan Pasti Kalah
          227. Setetes Air Hina (Judul/Cover album Soneta Vol.12)
          228. Shalawat Badar
          229. Sifana
          230. Sohibah
          231. Stop
          232. Stress
          233. Sumbangan
          234. Surat Terakhir Lawas
          235. Surat Terakhir Baru
          236. Suratmu
          237. Tabir Kepalsuan
          238. Tahi Lalat
          239. Tak Berdaya
          240. Tak Tega
          241. Takkan Lagi
          242. Tanamor
          243. Taqwa
          244. Teman
          245. Tepuk Nyamuk
          246. Terajana
          247. Terpaksa
          248. Terserah Kita
          249. Tersesat
          250. Terus Berpacu
          251. Tiada Lagi
          252. Tidak Sendiri
          253. Tidak Sepertimu
          254. Tiga Bencana
          255. Tung Keripit
          256. Uang
          257. Viva Dangdhut
          258. Wahai Pesona
          259. Wamo Kename
          260. Wulidal Habib
          261. Ya Le Le
          262. Yang
          263. Yatim Piatu
          264. Yatim Piatu Tiada Ayah Bunda
          B. Duet
          1. Ada Udang Di Balik Batu
          2. Aduhai
          3. Ajojing
          4. Aneh Tapi Nyata
          5. Apa Kabar
          6. Asam Garam
          7. Bahtera Cinta
          8. Banyak Utang
          9. Berbulan Madu
          10. Berdendang
          11. Bunga Surga Ft Elvie
          12. Bunga Surga ft Rita
          13. Cape
          14. Cari Kerja
          15. Cincin Kawin
          16. Cinta Abadi
          17. Cinta Buta
          18. Colak-colek
          19. Cuma Kamu
          20. Dag Dig Dug
          21. Darah Tinggi
          22. Dasi dan Gincu
          23. Dawai Asmara
          24. Deritaku Deritamu
          25. Di Tepi Pantai
          26. Do Mi Sol
          27. Dua Tambah Tiga
          28. Hampir Saja
          29. Haram
          30. Hatimu Hatiku
          31. Hayo
          32. Hello-hello
          33. Hidung Belang 
          34. Istri Yang Setia
          35. Isyarat Cinta
          36. Jamilah
          37. Janda Kembang
          38. Jangan Berjudi
          39. Joget
          40. Kampungan
          41. Kandungan
          42. Kau Kutanggung
          43. Kawin Lari
          44. Ke Binaria
          45. Ke Monas
          46. Ke Pasar Minggu
          47. Kerinduan
          48. Malam Cemerlang
          49. Malam Terakhir Ft Elvie S
          50. Malam Terakhir ft Rita S
          51. Mandul
          52. Menunggu
          53. Mera dan Yu
          54. Mini Midi Mixi
          55. Musim Semi
          56. Nggak Kedip-kedip
          57. Pacar Yang Baru
          58. Pantun Cinta Ft Elvie
          59. Pantun Cinta Ft Rita Sugiarto
          60. Pertemuan
          61. Piano
          62. Pucuk Dicinta
          63. Puing-puing
          64. Radha & Kishan
          65. Rama & Shinta
          66. Rambate Rata Hayo (Feat Elvy)
          67. Rambate Rata Hayo (Feat Rita)
          68. Rindu (feat Elvy)
          69. Rujuk
          70. Sampai Pagi
          71. Santai
          72. Satu Antara Dua
          73. Sawan Kam Hina
          74. Siapa Yang Punya
          75. Suratan
          76. Syalala
          77. Syahdu
          78. Tak Dapat Tidur
          79. Tak Sendiri
          80. Tak Terduga
          81. Terharu
          82. Terkesima
          83. Ulurkan Tangan
          84. Yun Diayun

          Itulah koleksi semua lagu Rhoma Irama lengkap yang sudah saya rinci per kategori. Semoga menambah wawasan baru bagi sobat, terutama yang belum tahu secara detail koleksi beliau. Untuk membuktikan kebenaran judul lagu yang sudah saya tulis tersebut dalam daftar tersebut (bukan sekedar asal ngarang judul saja), saya akan berikan juga link downloadnya dalam format mp3. Ini saya lakukan agar sobat bisa membuktikan sendiri dan mencocokkan kebenaran judul lagu yang sudah saya tulis daftarnya di atas.



          Semoga dengan saya sertakan link download di atas, sobat tidak terkecoh dengan apa yang sudah saya tulis dalam daftar sebanyak di atas. Selain itu juga bisa menambah pengetahuan bagi Dang-duter pendatang baru yang sebelumnya tidak tahu atau tidak sadar bahwa apa yang pernah mereka dengarkan, apa yang mereka nyanyikan ternyata koleksi bang haji. Agar tidak ada kejadian seperti yang sudah saya ceritakan di post sebelumnya "kejadian lucu di kafe dankdut", yang menganggap kalau lagu yang berjudul Kehilangan itu koleksinya Brodin (penyanyi grup lokal Jawa Timuran).

          PEMBERITAHUAN PENTING

          Untuk sementara ini hanya baru bisa didownload melalui PC, Komputer/Laptop dan juga tab atau sebagian ponsel android yang support iframe. Untuk pengguna ponsel cerdas dan menengah belum bisa. Mungkin lain kali akan saya buatkan link satu persatu khusus pengguna ponsel. Terimakasih

          Kamis, 05 Februari 2015

          Inilah Pentas Rhoma Irama Saat Diiringi Grup Lain

          Inilah gaya pentas Rhoma Irama diiringi grup lain
          Banyak yang bilang kalau Rhoma akan menolak jika dia menerima job nyanyi tanpa grup yang turut serta mengangkat popularitasnya, Soneta, sekalipun itu adalah karaoke asli kaset/vcd  tembang-tembang koleksi beliau sendiri (dan juga Soneta tentunya). Oleh karenanya banyak yang menilai jika ada sebuah grup yang pernah menjadi pengiring pentas beliau meski hanya membawakan satu atau dua buah lagu, itu adalah hal yang patut dibanggakan.

          Memang dulu waktu saya masih SMA pernah membaca berita di sebuah surat kabar ketika beliau selesai dakwah dan pengajian di suatu desa (kalau tidak lupa, di sekitar semarang), oleh panitia beliau diminta untuk menyanyikan sebuah lagu dengan fasilitas yang sudah dipersiapkan. Namun beliau menolaknya, dengan alasan tidak pada event yang tepat terlebih tanpa Soneta.


          Akan tetapi untuk kali ini, beliau bersikap tidak seperti yang sudah saya ceritakan. Dalam rangka pelantikan pengurus PAMMI DIY tahun 2006, atau tepatnya beberapa hari setelah terjadinya gempa yang melanda Jogja, sang Raja ternyata bersedia menyanyikan beberapa buah karyanya yang diiringi oleh salah satu Grup terbaik Jogja, OM. Bolo-Bolo sesaat setelah melantik beberapa pengurus PAMMI yang terpilih. Apakah mungkin sebagai "hadiah" bagi pengurus baru atau sebagai hiburan bagi tamu undangan (tertutup) yang sedang terkena musibah. Yang tahu jawabannya hanya Bang Haji sendiri..:)

          Panitia yang sebelumnya tidak menyangka bahwa Ketua Umum PAMMI pusat ini akan bersedia mementaskan beberapa tembangnya dengan diiringi oleh Bolo-Bolo Jogja,  hanya menyediakan sound system, dan kamera seadanya saja. Sehingga hasil recording baik audio atau videonya kurang maksimal. Lalu seperti apa hasil pentas Rhoma Irama saat diiringi grup lain, bukan Soneta. Apakah pentas beliau sama seperti ketika beliau bersama Soneta dengan sekaligus memetik gitar?.

          Untuk lebih jelasnya silakan simak 3 buah video berikut ini. Ada 3 buah tembang yang beliau nyanyikan. Pertama Syahdu, Melody Cinta dan Kehilangan (feat)





          Rabu, 28 Januari 2015

          Kumpulan Daftar Lagu Rhoma Non-Soneta

          Kumpulan lagu Rhoma Irama non Soneta atau sebelum Soneta Grup

          Posting daftar lagu Rhoma Irama non-Soneta sengaja saya share di sini hanya untuk berbagi wawasan dan pengetahuan saja, karena mungkin banyak yang belum tahu (kecuali soneta mania atau fans berat bang haji). Jadi, tidak ada link download dalam daftar lagu Rhoma yang ada di bagian bawah ini.

          Sebelum mendirikan Soneta Grup atau OM. Soneta, ternyata Oma (nama asli jadul), dulu pernah bergabung dengan OM. Purnama pimp. Awab Abdullah, OM.Omega pimpinan Ruston Nawawi, Candraleka, Elsitara, Pancaran Muda, Sagita dan juga Zainal Combo Band, Band Tornado, Varia Irama Melody, Indraprasta, dan Naviri Grup.

          Banyak sekali lagu-lagu populer yang pernah ia nyanyikan bersama beberapa Orkes Melayu tersebut di atas yang sebelumnya orang mengira itu bagian dari album koleksi Soneta. Hal ini yang juga terjadi pada saya. Lagu seperti Akulah Saudaramu, Melody Cinta I, Ke Binaria yang cukup familiar di telinga pecinta Dangdut non-pendatang baru (fans fanatik), ternyata bukan koleksi bersama Soneta Grup, melainkan OM.Purnama. Itulah mengapa saya perlu berbagi kepada sobat-sobat semua tanpa terkcuali, untuk sekedar menambah sedikit wawasan, penting atau tidak itu tergantung bagaimana sobat menilainya, karena bagi saya ini cukup penting sebagai salah satu bentuk penghargaan kepada para seniman-seniman di masa lampau yang begitu gigih berjuang dalam membangun Dangdut. Selain itu, kita juga jadi tahu, kalau beberapa orkes melayu yang sudah saya sebut di atas, turut berperan serta dalam mengembangkan karir seseorang yang dulunya tidak dikenal sampai pada akhirnya mendapat gelar tidak resmi dari masyarakat Indonesia sebagai sang Raja Dangdut.

          A. Daftar Lagu Rhoma Bersama OM. Purnama

          1. Aku Saudaramu
          2. Anak Pertama
          3. Ayah Kawin Lagi 
          4. Baju Satu Kering Di Badan
          5. Fitnah (Derita)
          6. Jamilah
          7. Kenangan Indah
          8. Ke Binaria
          9. Ke Mana Di Mana
          10. Ke Taman Bunga
          11. Kunanti
          12. Lupakan 
          13. Malam Gembira
          14. Melody Cinta
          15. Membisu
          16. Menangis
          17. Meratap
          18. Pacar Yang Baru
          19. Pasar Minggu
          20. Renungan Budi
          21. Rindu
          22. Seraut Wajah
          23. Surat Terakhir
          24. Yatim Piatu Tiada Ayah Bunda

          B. Daftar Lagu Rhoma Bersama OM. Candralekka (Pim. Umar Alatas)

          1. Bila Masanya
          2. Bersyukurlah
          3. Derita Tiada Akhir
          4. Djanggo
          5. Kerelaan
          6. Mini Midi Maxi
          7. Pelita Hidup
          8. Sabar Menanti
          9. Semanis Madu
          10. Tergoda
          11. Wanita

          C. Daftar Lagu Rhoma Dalam OM. Elsitara

          1. Peristiwa Malam Pertama
          2. Sim Salabim

          D. OM. Pancaran Muda pimpinan. Zakaria

          1. Dia Juga Manusia
          2. Pintaku

          E. OM. Sagita pimp. Marah Burdah

          1. Akhir Jaman
          2. Jangan Rahasiakan
          3. Sebuah Mimpi
          4. Anaknya Lima
          5. Bertamu
          6. Musibah
          7. Malam Cemerlang

          Itulah beberapa lagu Rhoma yang berhasil saya himpun hasil browsing ke sana ke mari. Sayangnya, cukup susah juga memastikan apakah sebuah lagu tersebut masuk dalam orkes melayu ini atau itu, karena antara satu sumber dengan yang lain berbeda. Sebagai contoh saja misalnya, lagu Malam Cemerlang dan Musibah, sebagian ada yang mendatanya sebagai koleksi OM. Sagita, ada pula OM.Purnama, begitu pula pada lagu-lagu lain. Dalam hal ini, sumber terbanyaklah yang akan saya jadikan data daftar lagu Rhoma non Soneta.

          Hal tersebut juga sebenarnya tidak terjadi pada pendataan lagu bang haji saja, karena sebelum ini saya juga mendata beberapa daftar download agu Elvy Sukaesih bersama OM. Purnama dan Omega, di mana banyak sekali sumber yang berbeda dalam mendata lagu-lagunya. Contoh lagu Mini Midi Maxi, ada yang mendatanya sebagai koleksi dari Purnama, ada juga yang memasukkanya ke Omega dan  Candraleka. Intinya, daftar lagu yang sudah saya buat di atas, bukan merupakan lagu Rhoma bersama Soneta Grup.