dangdut

Tampilkan postingan dengan label Dangdut-Klasik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dangdut-Klasik. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Desember 2015

Kisah Dan Lagu-lagu Album Soneta Vol. 5-8

Kisah dan Lagu-lagu dalam Album Soneta Vol.5-8

Sebagai kelanjutan dari kisah, info serta daftar lagu dalam album Soneta Vol. 1-4, di mana ada berbagai gejolak yang menimpa dalam peluncuran album tersebut, kali ini saya juga akan sajikan lagu-lagu dalam album soneta vol. 5-8 disertai berbagai kisah, gejolak atau kejadian nyata, dan info-info lainnya berkaitan dengan album tersebut.

1. Album Soneta Vol. 5 (1977)

a. Kisah dan Sejarah

Perbedaan prinsip antara personel mulai terjadi dalam penggarapan atau peluncuran album yang berjudul MUSIK ini. Adalah Herman (Bass) dan Kadir (Gendang) yang memiliki perbedaan tersebut. Namun, saya sendiri kurang mendapat informasi yang jelas berkenaan perbedaan prinsip tersebut. Yang jelas, munculnya perbedaan itu, kedua personil tersebut mengundurkan diri dari grup setelah launching album kelima ini.


Setelah berpisah dengan grup pimpinan Bang Haji dalam beberapa tahun, Herman akhirnya kembali lagi ke Sonetagrup pada tahun 2003 menggantikan Hj. Popong yang sakit keras. Hak kontrak masih dihandle oleh PT. Yukawi

b. Daftar Lagu

  1. Musik (Rhoma)
  2. Hitam (Rita)
  3. Lapar (Rhoma)
  4. Joget (Duet Rhoma + Rita)
  5. Masya Allah (Rhoma)
  6. Pasangan (Rita)
  7. Kandungan (Duet Rhoma + Rita)
  8. Nyanyian Setan (Rhoma)
  9. Kunang-kunang (Rita)

2. Album Soneta Volume 6 (1978)

a. Kisah dan Sejarah

Peluncuran album yang diberi judul 135 Juta ini adalah awal karir dari pemain gendang baru H. Afif yang menggantikan posisi Kadir setelah mengundurkan diri dari grup ini bahkan hingga saat ini. Sekedar info ringan, H. Afif sebelumnya adalah salah satu personel dari grup rock asal Surabaya, GAFIYAS. Meski judulnya 135 Juta, namun lagu ini sering berubah-rubah judul disesuaikan dengan data jumlah penduduk Indonesia. Dan mungkin ini adalah satu-satunya lagu bang haji yang judulnya tidak konsisten..he..he..

b. Daftar Lagu

  1. 135 Juta (Rhoma)
  2. Ajojing (Duet Rhoma + Rita)
  3. Cup-cup (Rita S)
  4. Ani (Rhoma)
  5. Lidah (Rhoma)
  6. Cinta Segitiga (Rita S)
  7. Pemarah (Rhoma)
  8. Bunga Surga (Rhoma + Ida Royani)
  9. Lukaku (Rita Sugiarto)

c. Info Tambahan

Khusus untuk lagu yang berjudul Bunga Surga, pasangan duetnya bukan Rita Sugiarto melainkan Ida Royani. Hingga saat ini saya belum mendapatkan keterangan sebenarnya mengapa dalam album tersebut ada nama Ida Royani.


3. Album Soneta Vol. 7 (1979)

a. Kisah dan Sejarah 

Tidak ada kejadian atau gejolak yang melanda dalam penggarapan atau peluncuran albom ini, namun saya pernah mendapatkan info kalau Bang Haji menyebut album yang berjudul SANTAI ini dengan funky Dangdut. Sayapun sepakat dengan bang haji, aransemen musik yang unik dalam lagu SANTAI ini menjadi pembeda. Di awali dengan petikan solo bass yang sederhana namun menjadi ciri khas yang mudah diingat kemudian dilanjutkan dengan ryhtm guitar bersuara cekuwek-cekuwek (fotwah) inilah yang membuat lagu ini disukai juga oleh seniman lain seperti Indra Lesmana, GIGI (pernah dibawakan saat tour di Amerika) dan Slank saat konser sepanggung dengan Soneta di Sidoarjo.

b. Daftar Lagu

  1. Santai (Duet Rhoma + Rita)
  2. Keramat (Rhoma)
  3. Teman Biasa (Rita)
  4. Kekasih (Rhoma)
  5. Do Mi Sol (Duet Rhoma + Rita)
  6. Bahasa Isyarat (Rita S)
  7. Banyak Jalan Menuju Roma (Rhoma)
  8. Bercanda (Rita Sugiarto)

c. Info Tambahan

Pemegang hak kontrak pada album ketujuh ini tidak lagi dihandle oleh PT. Yukawi, namun sudah berpindah tangan ke Naviri. Saya belum mengetahui atau mendapatkan keterangan berkaitan dengan perpindahan hak kontrak ini.

4. Album Soneta Volume 8 (1980)

a. Kisah dan Sejarah

Album yang berjudul Hak Asasi ini awal 'peperangan' Rhoma Irama dengan pemerintah. Entah apa sebabnya, yang jelas album ini diharamkan oleh pemerintah Orde Baru untuk ditayangkan di TVRI, satu-satunya televisi Indonesia saat itu. Tapi ada yang berpendapat kalau pengharaman itu lantaran Bang Haji yang tergabung dalam politik praktis (PPP) saat itu berhasil mengalahkan Golkar di wilayah DKI. Tapi saya masih sangsi dengan pendapat tersebut, karena tahun 1980 bukan tahun untuk Pemilu Indonesia. Mungkin lebih masuk akal kalau dalam lagu Hak Asasi terdapat syair yang intinya menjunjung tinggi kebebasan berbicara, berkarya yang secara tidak langsung mengkiritik atau menyindir pemerintah Orde Baru dalam penegakkan demokrasi saat itu.

b. Daftar Lagu

  1. Hak Azazi (Rhoma)
  2. Cape (Duet Rhoma + Rita)
  3. Buta (Rhoma)
  4. Mati Aku (Rita)
  5. Ingkar (Rhoma)
  6. Percuma (Rita S)
  7. Kuraca (Rhoma)
  8. Ada Udang Di Balik Batu (Duet Rhoma & Rita Sugiarto)

c. Info Tambahan

Setelah pada album sebelumnya, pemegang hak kontrak berpindah tangan ke Naviri, di album ini Yukawi kembali menjadi pemegang sah hak kontrak.

 UPDATE : Untuk download versi mp3, silakan klik Koleksi Soneta Volume 1-16 lengkap

Jumat, 18 Desember 2015

Daftar Lagu Album Soneta Volume 1 - 4

Album Soneta vol 1-4 Rhoma Irama, Elvy Sukaesih, Rita Sugiarto.

Seperti sudah saya singgung di posting kehebatan Lagu Begadang bahwa sejak 1973, Soneta Group pimpinan si Raja Dangdut Rhoma Irama telah meluncurkan album volume series sebanyak 16 buah. Untuk kali ini baru akan saya sajikan daftar lagu Album Soneta vol. 1-4 terlebih dahulu. Selain daftar, saya juga akan berikan sedikit ulasan, cerita, atau info menarik per masing-masing albumnya.

1. Daftar Lagu Soneta Vol.1 (Begadang) 1973

  1. Begadang
  2. Sengaja ^
  3. Sampai Pagi *
  4. Tung Keripit
  5. Cinta Pertama ^
  6. Kampungan *
  7. Yale Le
  8. Tak Tega
  9. Sedingin Salju ^
  10. Sya La La *
Keterangan : Rhoma menyanyikan 4 buah lagu (Begadang, Tung Keripit, Tak Tega dan Yale Le), Elvy Sukaesih 3 lagu yaitu Sengaja, Cinta Pertama dan Sedingin Salju, sementara untuk Sampai Pagi, Kampungan dan Sya La La adalah duet. Hak cipta dipegang oleh PT. Yukawi.

    2. Soneta Vol. 2 (Penasaran) 1974

    1. Penasaran
    2. Kejam (Suami Yang Kejam) ^
    3. Kelana
    4. Asam Garam *
    5. Engkau
    6. Kubawa ^
    7. Gembala
    8. Rujuk *
    9. Teman
    10. Satu Antara Dua *
    Keterangan : Rhoma menyanyikan 5 buah lagu (Penasaran, Kelana 3, Engkau, Gembala dan Teman), Elvy Sukaesih hanya 2 tembang saja yaitu Kejam atau Suami Yang Kejam dan Kubawa. Dan lagu duetnya adalah Asam Garam, Rujuk dan Satu Antara Dua. Hak kontrak masih dalam genggaman PT. Yukawi

      3. Soneta Vol. 3 (Rupiah) 1975

      1. Rupiah
      2. Birahi ^
      3. Beku
      4. Rambate Rata Hayo *
      5. Datang Untuk Pergi ^
      6. Dendam
      7. Asal Sombong ^
      8. Air Mata Darah
      9. Hello-hello *
      10. Mengapa Merana ^
      Keterangan: Bang Haji melantunkan 4 buah tembang yaitu Rupiah, Beku, Dendam dan Air Mata Darah. Sementara Si Ratu juga menyanyikan 4 buah tembang yaitu Birahi, Datang Untuk Pergi, Asal Sombong dan Mengapa Merana. Album ini merupakan karir terakhir dari Elvy bersama grup ini setelah ada perseteruan antara PT. Yukawi dengan Remaco yang sama-sama mengklaim punya hak kontrak atas peluncuran album ini. Elvy kemudian memilih bersolo karir di bawah Remaco.

        4. Soneta Vol. 4 (Darah Muda) 1976

        1. Darah Muda
        2. Apa Kabar *
        3. Kematian
        4. Biduan ^^
        5. Cuma Kamu *
        6. Awet Muda
        7. Dilarang Melarang
        8. Pria Idaman ^^
        9. Api dan Lautan 
        Keterangan: Pasca keluarnya Elvy dari Soneta, Rita Sugiarto kemudian ditunjuk menjadi pengganti pasangan  duet dalam album tersebut. Dan ini juga awal karir profesional Rita bersama grup Dangdut ter-abadi di Indonesia ini di usianya yang masih cukup muda. Dalam album tersebut, si Raden Haji Oma Irama melantunkan 4 buah lagu (Darah Muda, Kematian, Awet Muda, Dilarang Melarang dan Api & Lautan), sementara debut Rita bersama grup ini baru melantunkan 2 buah tembang saja yaitu Biduan dan Pria Idaman. lagu Duet Rita Sugiarto & Rhoma  Irama adalah Apa Kabar, dan Cuma Kamu.

        UPDATE : Untuk download versi mp3, silakan klik Koleksi Soneta Volume 1-16 lengkap

        Minggu, 13 Desember 2015

        Grup Vokal Terkenal dan Koleksi Lagunya (Cukup 1x klik)

        Koleksi lagu vokal grup yang saya share di sini maksudnya adalah koleksi lagu dari grup vokal terkenal (non band) yang terdiri dari 3 penyanyi Dangdut atau lebih seperti Manis Manja, Sekar Langit, Trio Sakhera, PMR, Trio MIE, Trio BAM, Kelompok Centil, Bintang-Bintang MSC, Kumbang Jati Grup, Dan Kawan Kawan.

        Saya tertarik memposting ini dengan tujuan untuk memperkenalkan kepada generasi baru pecinta Dangdut agar mereka tidak hanya mengenal grup vokal seperti Trio Macan, 3 Kucing dan trio-trio yang lain.

        Vocal Grup Dangdut terkenal dan koleksi lagu yang bisa didownload

        Berikut ini daftar grup vokal terkenal yang langsung disertai download mp3 cukup 1x klik saja

        1. Manis Manja Grup

        Bagi pecinta Dangdut di era 90an,  tentu sudah tak asing lagi dengan grup vokal yang terdiri dari 5 penyanyi Dangdut terkenal yaitu Ine Sinthya, Lilis Karlina, Yulia Citra, Murni Chania, Kitty Adriani. Manis Manja grup ini melejit lewat album Aduh Buyung hasil karya cipta (alm) Fazal Dath yang diluncurkan pada 1993/1994.

        Koleksi Lagu Terkenal Manis Manja Grup

        1. Aduh Buyung - Cipt. Fazal Dath
        2. Jodoh - Cipt. Sujono
        3. Bul Kibal Kibul - Cipt. Zoel Anggara
        4. Hanya Cinta Yang Kupunya - Cipt. Sonny JS
        5. Biduan - Cipt. Fazal Dath
        6. Bete
        7. Dan lain-lain

        2. PMR

        Grup ini lahir di era 70an akhir atau awal 80an yang digawangi oleh Jhony Iskandar dan kawan-kawan. Grup yang merupakan singkatan dari Pengantar Minum Racun ini sebenarnya bagian dari grup Dangdut pada umumnya seperti Soneta, Monata, Sera, Monata New Pallapa dan sebagainya. Cuma vokalnya tidak hanya diisi oleh satu orang saja, tapi diisi bareng-bareng oleh seluruh personelnya untuk sebagian besar koleksi lagunya, meskipun yang paling dominan adalah Johny Iskandar sendiri. Grup ini sendiri terdiri dari Jhony Iskandar, Matroji, Budi, Imman, Hary dan Yurry. Salah satu album yang paling terkenal adalah Judul-judulan (neng ayo neng..ayo main pacar-pacaran). Salah satu ciri khas dari grup ini adalah sisi jenaka dan plesetan (tidak serius) dalam syair lagunya, misalnya Pergi Tanpa Pesan, Banjir Di Malam Minggu, Malam Jumat Kliwon dll. Ini karena memang grup ini dibentuk sebagai grup musik humor. Akan tetapi yang saya suguhkan link downloadnya hanya untuk lagu yang terkenal saja.

        Koleksi Lagu PMR Terkenal

        1. Judul - Judulan
        2. Malam Jumat Kliwon
        3. Pergi Tanpa Pesan
        4. Jamilah
        5. Antara Cinta dan Dusta
        6. Ada Nggak Ada
        7. dan lain-lain
        Meski dilihat dari judulnya biasa saja, namun jika dilihat dari syair dan cara menyanyikannya ada banyak sisi jenaka dan plesetan dari lagu aslinya. Semua lagunya diciptakan atas nama PMR

        3. Sekar Langit

        Vocal grup ini terdiri dari para Diva Dangdut Indonesia yang sudah tak asing lagi bagi Dangdutmania, yaitu Camelia Malik, Evie Tamala dan Iis Dahlia. Ada dua koleksi lagu saja yang terkenal dari grup ini, yaitu Balada Dangdut dan Tentang Cinta

        Koleksi Lagu Trio Sekar Langit Yang Terkenal

        1. Balada Dangdut - Cipt. Rudhes Dasua
        2. Tentang Cinta - Cipt. Evie Tamala

        4. Trio Sakhera

        Grup vokal ini semuanya adalah penyanyi Dangdut pria terkenal di masanya, yaitu Imam S Arifin, Latief Khan dan Jhony Iskandar.

        Koleksi Lagu Trio Sakhera Yang Terkenal

        1. Putus Lagi - Cipt. Latief Khan
        2. Kasihku
        3. Untung

        5. Kumbang Jati Grup

        Grup ini juga semuanya penyanyi laki-laki yang terdiri dari, Fazal Dath, Dayu AG, Indra Bambang, Solid AG dan Alik Ababil.
        1. Bukan Sembrang Pria - Cipt. Sujono 
        2. Aduh Upik (sebagai jawaban dari Aduh Buyung)
        3. Nona Manis Cipt. Fazal Dath
        4. Dan lain-lain

        6. Bintang Bintang MSC

        Vocal grup ini semuanya berasal dari artis-artis dari sebuah label terkenal yaitu MSC Record yang jumlahnya lebih dari 10 penyanyi, yaitu EVIE TAMALA, MEGA MUSTIKA, YUSNIA, DAHLIA, ONA SUTRA, JHONNY ISKANDAR, IMAM S. ARIFIN, KUNTET MANGKULANGIT, B. MAKAYOCK, TRIO KUCHICA dan PMR.

        1. Hujan Di Malam Minggu - Cipt. Wildan Nasution
        2. Dendang Rindu
        3. Kita Semua Sama
        4. Dan lain-lain

        7.  TRIO MIE

        Grup vokal wanita seperti Manis Manja yang terdiri dari Mila Roza (M), Ikke Nurjanah (I), dan Erie Suzan (E)
        1. Pasangan - Cipt. Sujono/Suanto
        2. Mau Lagi
        3. Dan lain-lain

        8. TRIO BAM

        Grup vokal ini pernah melejit di pertengahan era 90an lewat jalur Disco Dangdut yang sedang populer saat ini. Anggotanya ada Baby Ayu (B), Anies Marsela (A) dan Mery Andani (M).
        1. Itu Bibir Jangan Memble - Cipt. Jefry Bule

        9. Kelompok Centil

        Kelompok Centil merupkan grup vokal yang digawangi oleh Ine Synthia dan Lilis Karlina sebelum membentuk Manis Manja grup. Selain Ine dan Lilis ada juga Yohana Cathy, Anti Mariska, dan Nurmala
        1. Abah Emak - Cipt. Fazal Dath
        2. Antri
        3. Dll

        10. Gadis Manja Group

        Grup ini lahir mewakili era Pop dan Disco Dangdut 90an dengan lagu yang sangat terkenal di waktu itu yaitu Cinta Karet. Grup ini terdiri dari Yenni Eria (pelantun Cintaku Terbagi Dua), Amastasia Dau, Conny Nurlita dan Vivi ?.
        1. Cinta Karet - Cipt. Nawawi

        11. Sandy's

        Saya kurang mendapat info selebihnya tentang grup ini. Namun lagunya pernah populer pula di era 90an.
        1. Cinta Anak Zaman - Cipt. (Latief Khan)

        12. Dan Kawan - Kawan (Evie Tamala, Nais Larasati, Dayu AG, Intan Ali, Lita Citra Dewi, Jacky Hasan)

        1. Sayang  - Cipt. Evie Tamala/Lita Citra Dewi

        Itulah beberapa vokal grup dengan koleksi lagunya yang terkenal. Sebenanrya masih ada grup-grup yang lain termasuk yang lahir di era Dangdut koplo. Namun, karena tujuan saya untuk memperkenalkan kepada Dangduter sekarang, jadi saya tidak memasukannya dalam daftar karena sudah tentu mereka sudah mengetahuinya.

        Sebelum sobat close halaman ini, tak ada salahnya untuk menyimak atau download lagu album duel Lilin Herlina vs Via Vallen yang terdiri dari 12 lagu dengan judul yang sama yang dinyanyikan oleh bintang Dangdut Jawa Timur ini. Semoga bermanfaat.

        Minggu, 29 November 2015

        Koleksi Dangdut Achmad Albar (Download 1x Klik)

        Selain Zakia dan Laguku yang cukup populer bagi para Dangdutmania, ternyata ada beberapa koleksi lagu Dangdut Achmad Albar lainnya. Dan tentunya bisa sobat download langsung di blog ini.

        Menurut wikipedia, peluncuran Album Dangdut oleh penyanyi yang bernama asli Ahmad Syech Albar ini mendapat reaksi kekecewaan dari penggemar God Bless. Maklum, di era 70an dan 80an, Dangdut masih dianggap 'menjijikkan' bagi penggemar Rock pada umumnya, dan fans God Bless pada khususnya. Dangdut juga dianggap sebagai musuh nyata dan dicerca habis-habisan oleh seniman Rock lain, seperti Benny Subarja (Giant Step band Tasikmalaya) yang paling vokal mengharamkan jenis musik ini, meskipun pada akhirnya ia menyadari kecongkakan dan arogansinya itu dengan berduet dengan biduanita Dangdut yang bernama Lies Saodah. Ia pun kemudian membuat solo album bernuansa Dangdut yang didukung oleh Lizzard Band.

        Meskipun mengecewakan penggemar God Bless khususnya, Ahmad Albar atas permintaan wartawan majalah musik Junior, Masheri Mansyur, tetap meluncurkan album Dangdut yang berjudul Zakia tersebut. Ada 9 lagu yang terdapat dalam album tersebut, selain lagu Zakia itu sendiri. 6 lagu merupakan karya Albar (Zakia, Karena Harta, Mawar Merah, Raja Kumbang, Tuhan Ada dan Beku) sementara tiga lagu lain merupakan karya M. Harris (Pernyataan), Titik Puspa (Obral), Ian Antono (Raja Sehari). Tak disangka, kalau lagu Zakia yang bernuansa arabian (padang pasir) berkat sentuhan manis Ian Antono, sukses di pasaran. Dan hingga hari ini pun, lagu ini masih sering kita dengarkan ketika dipentaskan oleh artis lain di layar kaca Indonesia.
        Koleksi Dangdut lengkap Ahmad Albar

        Selain meluncurkan album Dangdut, Ahmad Albar juga jadi aktor di film "Irama Cinta" bersama Elvy Sukaesih. Tentunya hal ini semakin membuat kecewa para fansnya, karena jelas Elvy Sukaesih termasuk simbol Dangdut. Di film tersebut, ada setidaknya 5 lagu Dangdut yang beliau nyanyikan feat Elvy Sukaesih, yaitu Aku Bahagia, Rasa Berdebar, Seharusnya Kau Tahu, Engkau Jauh dan Lintah Darat.

        Karena fenomena kontradiktif itulah, saya menjadikannya sebagai salah satu bahan pertanyaan di Kuis Dangdut berhadiah pulsa beberapa waktu lalu. Bagi sobat yang ingin berpartisipasi, silakan untuk menjawab 10 pertanyaan. Yang beruntung, akan mendapat bonus pulsa menarik.

        Sudah tidak sabar bagaimana dan seperti apa vokal Achmad Albar menyanyikan lagu Dangdut?, silakan download di bawah ini :
        1. Bunga Idaman
        2. Gadis Melayu
        3. Mawar Merah
        4. Laguku
        5. Raja Kumbang
        6. Zakia
        7. Karena Harta
        8. Mengapa Harus Terjadi 
        9. Tuhan Ada
        Bonus :
        1. Seharusnya Kau Tahu - Feat Elvy S
        2. Rasa Berdebar - Feat Elvy S
        3. Engkau Jauh - Ft Elvy S
        4. Lintah Darat - Feat Elvy
        5. Aku Bahagia - Feat Elvy
        6. Rama dan Shinta - Feat Elvy S
        Itulah posting yang bisa saya share hari ini. Semoga menghibur dan bermanfaat.

        Minggu, 22 November 2015

        Download Dangdut Nuansa Etnik Daerah

        Hingga detik ini, jika kita cermati, ternyata lagu-lagu Dangdut banyak mengandung nuansa musik (genre) lain. Ada yang memiliki nuansa Etnik, Pop, Rock, Reggae, Keroncong, Disco, Chaca dan tentunya koplo. Nah untuk kali ini, saya akan sajikan daftar lagu Dangdut yang memiliki nuansa etnik musik daerah di Indonesia seperti Jawa Campursari, Sunda, Banyuwangi dan Bali.

        Dangdut nuansa etnik yang dimaksud di sini adalah dalam hal aransemen atau tata musik (alunan nada/irama) yang tersemat dalam lagu-lagu tersebut memiliki sentuhan musik daerah yang ada di Indonesia begitu juga syair atau liriknya didominasi oleh bahasa Indonesia, meskipun terkadang judulnya ada yang menggunakan bahasa daerah. Oleh karenanya, lagu-lagu yang syairnya didominasi oleh bahasa lokal tidak saya kategorikan sebagai lagu Dangdut nuansa etnik meskipun irama musiknya (aransemen) sama seperti Dangdut asli atau cabangnya. Misalnya lagu-lagu popdut Sunda, Tembang Campursari Dangdut, Tarlingdut dan lain-lain. Itu berarti lagu seperi Aku Rapopo, Pokoke Joget, Oplosan dan sejenisnya tidak masuk dalam kategori ini. Begitu juga sebaliknya. Meskipun lagu tersebut tidak berirama Dangdut asli/klasik (misal discodut, house, koplo dll) tetapi aransemennya ada sentuhan musik daerahnya, termasuk dalam kategori ini.

        Saya tertarik memposting ini karena saat ini kebanyakan aransemen yang terdapat dalam musik Dangdut tidak lagi memperhatikan unsur-unsur musik etnik yang ada di Indonesia. Sekalipun koplo, tetap saja aransemennya lebih didominasi oleh house atau remix atau disco dan bahasa syair yang digunakan juga bukan bahasa Indonesia. Padahal dulu, banyak aranger-aranger Dangdut yang menyelipkan nuansa etnik dalam aransemennya  untuk sebuah lagu yang akan diluncurkannya. Ada yang hanya 10 persen saja dan ada pula yang hampir 80 persen.

        Sebenarnya aranger-aranger sekarang yang aransemen musiknya lebih mengandalkan house atau remix plus koplo tetap bisa membubuhi aransemennya dengan nuansa etnik, meskipun hanya sedikit saja. Jadi tidak full house/remix. Misalnya saja seperti Sakitnya Tuh Di Sini yang akan mempunyai nilai tambah jika aransemen musiknya dibubuhi nuansa etnik daerah, meskipun hanya sedikit sentuhan.

        Download kumpulan lagu Dangdut Nuansa Etnik daerah di Indonesia

        Berikut ini contoh daftar lagu-lagu Dangdut yang memiliki nuansa Etnik yang bisa sobat download yang patut kita acungi jempol:
        1. Bali Tersenyum - Bariah Hamied (Cipt. Denny Albar). Lagu ini pernah mendapat penghargaan sebagai lagu terbaik dalam Lomba Cipta tahun 1991 karena alunan musik dan aransemennya mengangkat musik etnik Bali. Selain itu, tembang ini juga mendapatkan penghargaan internasional.
        2. 14 Malam - Anies Fitria (Cipt. Endang Kurnia). Lagu ini diaransemen oleh Alik Ababil dalam nuansa etnik sunda yang ditandai oleh permainan gendang Sunda asli dan seruling bernada sunda. Syair dan liriknya pun tetap menggunakan bahasa Indonesia
        3. Goyang Karawang - Lilis Karlina (Cipt. Sittara & Muchtar B) - Bernuansa Sunda
        4. Sinden Jaipong - Lilis Karlina - Intro musik diawali oleh solo gendang jaipong
        5. Gelang Alit - Ikke Nurjanah. Lagu ini diaransemen dalam nuansa etnik Banyuwangi sekitar 80%
        6. Pantai Kuta - Ayu Soraya (mengandung nuansa etnik Bali)
        7. Gembala - Rhoma Irama. (Sunda - 90%)
        8. Duh Engkang - Itje Trisnawati (bernuansa Sunda)
        9. Reog Ponorogo - Itje Trisnawati (bernuansa jawa)
        10. Sun Sing Suwe - Ikke Nurjanah (Jawa)
        11. Nelongso - Evie Tamala (Intronya bernuansa Bali)
        12. Cinta Ketok Magic - Nita Thalia (Intro bernuansa Jawa)
        13. Cinta Sabun Mandi - Jaja Miharja (Bernuansa etnik jawa)
        14. Cinta Parabola - Evie Tamala (Nuansa Sunda)
        15. Nomor Satu - Ikke Nurjanah (Jawa)
        16. Pemuda Idaman - - Herlina Effendi (Cirebon/Tarling)
        17. Ojo Suwe-suwe - Ikke Nurjanah (bernuansa Etnik jawa)
        18. Bintang Pentas - Dewi Persik ( Bernuansa Sunda di bait akhir)
        19. Cinta Terisolasi - Lilis Karlina - (Nuansa Banyuwangian)
        20. Mbah Dukun - Alam (bernuansa Sunda)
        Dari ke-20 daftar tersebut diatas para aranger lagu-lagu tersebut memberikan sentuhan aransemen etnik daerah meskipun ruang waktu dan penempatannya bermacam-macam. Ada yang hanya diberikan ruang waktu sedikit, dan juga ada yang hampir menyentuh 80%. Ada yang penempatannya  di intro, interlude dan ada pula di bagian coda (akhir lagu dan penutup termasuk fade out). Selain itu syair atau liriknya juga didominasi oleh bahasa Indonesia, sehingga bisa dicerna dan dipahami oleh saudara-saudara kita di penjuru nusanatara, meskipun judulnya menggunakan bahasa daerah seperti Nelongo, Nalangsa, Sun Sing Suwe atau Ojo Suwe-suwe.

        Dari 20 lagu di atas, lagu Dangdut etnik yang paling saya suka adalah 14 Malam koleksi Anis Fitria. Salah satu alasannya adalah bahwa 'irama lagu' ini tidak merubah nuansa Dangdut aslinya ketika dinyanyikan, meskipun ada sentuhan Sunda pada bagian intro, interlude dan coda. Diawali dengan permainan biola beraroma sunda, alunan merdu mendayu suara seruling bernada sunda di bagian interlude dan ditutup dengan permainan piano bernada kecapi sunda. Oleh karenanya saya memasukkan lagu ini sebagai salah satu lagu Dangdut dengan permainan solo seruling 'maut' karena begitu indahnya.

        Jadi, saya pribadi berharap agar lagu Dangdut saat ini ada (sedikit) sentuhan (lagi) etnik daerah di bagian aransemen musiknya, entah ditempatkan di interlude, intro atau coda, sekalipun irama musik dasarnya adalah Disco, House, Tekno, Remix dan Koplo. Hal ini bertujuan ketika tembang-tembang tersebut mampu merambah ke wilayah Malaysia, Singapura, Brunei, Jepang atau Korea, musik etnik daerah yang ada di Indonesia ikut terangkat. Hal ini sebagai tujuan untuk tetap melestarikan khasanah budaya (musik) nusantara yang semakin lama semakin tenggelam dan kalah bersaing dengan genre musik saat ini, termasuk Discodut, Housedut, Reggaedut, Remixdut dan irama sejenisnya.

        Oiya, jika sobat ada usulan tembang-tembang lain yang juga bernuansa etnik lain misalnya Padang, Aceh, Sumatera, Betawi, Dayak (atau kalimantanan), Papua, Sulawesi (Makassar), NTB dan lain-lain, silakan tuliskan di kolom komentar, yang terpenting sesuai dengan kriteria seperti yang sudah saya jelaskan dan saya contohkan di atas. Karena sebagai manusia tentu punya banyak keterbatasan dan kekurangan (termasuk juga lupa) dan juga butuh bantuan orang lain. Sekian posting saya hari ini, semoga bermanfaat !.

        Rabu, 18 November 2015

        35 Lagu Dangdut Dengan Alunan Solo Seruling 'Maut' !!!


        Sebenarnya banyak lagu Dangdut di mana dalam aransemen musiknya terdapat alunan 'permainan solo' seruling maut yang begitu merdu mendayu dan panjang sehingga bisa menyentuh perasaan para pendengarnya terutama untuk para pemain seruling. Jadi pada koleksi lagu Dangdut populer di bawah ini, ruang waktu yang diberikan untuk permainan seruling lebih panjang dari pada kebanyakan tembang lainnya.

        Pada dasarnya alunan solo seruling maut pada sebuah lagu ada tiga penempatan. Pertama, di intro (awal lagu), kedua ditempatkan di interlude (biasanya sebelum reff) dan di coda (akhir dan penutup lagu). Contoh pada intro lagu misalnya ada pada koleksi lagu Dangdut bernada mayor, misal: Termiskin Di Dunia (Hamdan ATT), Seruling Asmara (Intan Ali), Sakit Gigi (Meggy Z) dan sebagainya, contoh yang ditempatkan pada interlude seperti pada lagu-lagu Dangdut bernada minor, contoh: Gula-gula (Elvy S), Jatuh Bangun (Kristina), Takut Sengsara (Meggy Z), Bisik-Bisik Tetangga (Elvy S) dan sebagainya, dan contoh pada coda seperti Seruling Asmara (Intan Ali), Duh Engkang (Itje Trisnawati), Bagai Disambar Petir (Ikke Nurjanah) dan lainnya.

        Dalam hal ini saya hanya persembahkan 35 lagu Dangdut yang mengandung alunan permainan solo seruling maut dan merdu mendayu (karena masih banyak yang lainnya namun kurang begitu populer dan familiar), yang mungkin berguna bagi anda pemain seruling pemula atau tahap menengah sebagai bahan mengasah skill dan tehnik.

        35 lagu Dangdut dengan alunan solo seruling yang "maut"
        Dari ke 35 lagu di bawah ini, saya hanya membaginya menjadi dua saja yaitu untuk alunan seruling di bagian intro lagu Dangdut, dan interlude saja. Untuk bagian coda, bisa disambung di posting selanjutnya, InsyaAllah.

        A. Di Bagian Intro:
        1. Rindu Berat - Itje Trisnawati
        2. Berdarah Lagi - Minawati Dewi
        3. Cambuk Derita - versi Ikke Nurjanah
        4. Terhina - versi Ikke Nurjanah
        5. Sakit Gigi - Meggy Z
        6. Seruling Asmara - Intan Ali
        7. Suling Bambu - Herlina Effendi
        8. Karena Pengalaman - Elvy Sukaesih
        9. Termiskin Di Dunia - Hamdan ATT
        10. Penantian - Mansyur S
        11. Sepiring Berdua - Ida Laila
        12. Penyesalan - Titik Nur
        13. Bulan Di Ranting Cemara - Elvy Sukaesih
        14. Sharmila - Ashraf
        15. Dua-dua - Mansyur S
        16. Pesta Panen - Elvy Sukaesih
        17. Izinkanlah - Elvy Sukaesih 
        18. Beban Asmara - Iis Dahlia
        19. Tersisih - Rita Sugiarto
        20. Pandangan Pertama 2 - A.Rafiq ft Ida Laila
        B. Di bagian Interlude :
        1. Cinta Kasihku - Rika Malia
        2. 14 Malam - Anies Fitria
        3. Takut Sengsara - Meggy Z
        4. La Ilaa Haillallah - Rhoma Irama
        5. Sahabat - Rhoma Irama
        6. Jatuh Bangun - Kristina
        7. Setangkai Bunga Padi - Santa Hoky
        8. Kiss - Lilis Karlina
        9. Gula-Gula - Elvy S
        10. Bisik-Bisik Tetangga - Elvy S
        11. Tujuh Sumur - Elvy Sukaesih
        12. Rumput Tetangga - Noer Halimah
        13. Janur Kuning - Noer Halimah
        14. Benang Biru - Meggy Z
        15. Mata Hatiku - Iis Dahlia
        Itulah daftar lagu Dangdut dimana ada alunan solo seruling maut yang bisa sobat buktikan sendiri dengan cara download.

        Saya tertarik memposting ini, karena seperti kita ketahui, bahwa seruling (kalau dalam bahasa India lebih populer dengan nama Bansuri) merupakan salah satu ciri khas dari musik Dangdut (pure, asli dan original), meskipun tidak bisa dikatakan 100%, karena bukan sebagai alat musik wajib/pokok (ibaratnya, tanpa alat musik inipun, tetap jalan). Akan tetapi sekalipun hanya sebagai 'penyedap rasa', kurang lengkap rasanya jika ada sebuah lagu tanpa terdengar suara seruling walau hanya sedikit.

        Jadi, ada cukup banyak lagu Dangdut pure, lawas original yang tidak ada ruang waktu untuk alunan suara seruling, meskipun sedikit. Misalnya saja lagu Mengapa koleksi Koes Plus Spesial Dangdut, atau juga Terguncang koleksi Yunita Ababil, Biarlah Merana koleksi Rita S, dan lainnya. Kalau untuk saat ini, ya seperti Sakitnya Tuh Di Sini - Cita Citata, Bara Bere Siti Badriah, 1000 Alasan Zaskia Gotik, dll.

        Sekian dulu posting hari ini, semoga menghibur dan bermanfaat. Terimakasih kunjungannya...

        Jumat, 13 November 2015

        Koes Plus Spesial Lagu-lagu Dangdut

        Tentu generasi 60-90an atau bahkan saat ini banyak yang tahu siapa Koes Plus ini. Ya, kelompok musik (grup band) luar biasa, paling legendaris Indonesia yang bergenre multi dan juga paling banyak punya koleksi album dan lagu, salah satunya adalah album Dangdut.

        Koes plus memang satu-satunya grup band di Indonesia yang memiliki begitu banyak aliran alias tidak terpaku pada satu genre musik saja misalnya pop, alternative, rock, seperti kebanyakan grup musik di Indonesia waktu itu dan saat ini. Meskipun mayoritas album yang digarap Koes Plus beraliran pop klasik, namun mereka juga menggarap album bergenre Rock n Roll, Keroncong, Bossas, Pop Batak, Jawa, Kasidah dan bahkan album Dangdut. Mungkin, jika grup ini masih 'semuda' dulu, bukan tak mungkin untuk menggarap lagu-lagu bergenre koplo seperti koleksi lagu yang dipentaskan Wiwik Sagita, Via Vallen, Lilin Herlina bersama grup koplo kondang seperti New Pallapa, Sera, Monata, RGS dll...iya gak brow?

        Selain unik dalam hal genre, Koes Plus juga unik dalam sisi aransemen musik yang sangat sederhana namun tetap enak untuk didengarkan. Begitu juga dengan karakter vokalnya yang khas. Saat menggarap album Dangdut, grup ini sama sekali tak menghilangkan ciri khas dari sisi aransemen musik dan juga vokal. Padahal, Dangdut itu identik dengan ciri khas vokal dan irama lagu yang memiliki cengkok dan vibrasi. Namun, Koes Plus tidak lantas mengikuti 'identitas' yang melekat pada Dangdut. Mereka membuat album Dangdut dengan gaya dan ciri khas mereka sendiri, sehingga begitu mudah ditebak ketika orang mendengarkannya. Karakter vokalnya pun begitu khas dan berbeda dari kebanyakan penyanyi Dangdut saat itu.

        Jadi, bagi sobat yang tidak suka dengan Koes plus silakan saja, namun saya menyarankan untuk tidak membenci atau bahkan menghinanya. Mereka, kalau boleh saya katakan, termasuk sebagai 'pahlawan' musik Indonesia yang begitu banyak menelan pahit getirnya kehidupan dan juga karena grup ini menghormati aliran musik lain. Tak pernah membeda-bedakan atau meng'anaktirikan' aliran musik yang ada di Indonesia. Mereka pula satu-satunya grup band yang menjadi pahlwan ketika Dangdut dicerca oleh pihak-pihak yang antipati dengan musik ini saat itu. Mereka menjawabnya dengan meluncurkan secara spesial album Dangdut. Wauw luar biasa !. Meskipun dari 953 lagu yang diciptakan oleh mereka, lagu berirama Dangdut hanya kebagian sekian persen saja, tapi hal itu tidak masalah. Bagi saya pribadi, hal itu sangat berarti (waktu itu) karena mungkin karya di album itu bisa menjadi jawaban bagi mereka yang benci atau anti pati terhadap Dangdut saat itu (mungkin termasuk penggemarnya).

        Itulah review original pribadi saya, jika sobat ingin tahu lebih lengkap tentang grup band luar biasa ini (sejarah, prestasi, jumlah album atau lagu), silakan kunjungi Wikipedia, di link paling atas, pokoknya asyik banget. Nah berikut ini adalah lagu-lagu Dangdut hits yang pernah diluncurkan oleh Koes Plus.

        koleksi Koes Plus Khusus Lagu Dangdut

        1. Digoyang-goyang
        2. Jangan Bimbang dan Ragu
        3. Hidup Di (Dalam) Bui
        4. Bila Kupandang
        5. Mengapa
        6. Kedip-kedipan
        7. Nasib
        8. Jakarta Susah Kerjaan
        9. Mbak Ayu
        10. Cubit-cubitan
        Untuk link download silakan klik di sini

        Itulah posting hari ini tentang Koes Plus spesial lagu Dangdut yang disertai review original pribadi dan link download mp3. Semoga bisa memberikan wawasan baru untuk pecinta Dangdut pendatang baru dan bermanfaat bagi semua pengunjung. Terimakasih...

        Sabtu, 31 Oktober 2015

        Camelia Malik - OM. Tarantulla (Review dan Download)

        Setelah 2 berita artis terjaji di blog ini, kali ini saya kembali ke jalur download mp3. Dan Mp3 yang akan saya share kepada sobat adalah koleksi Camelia Malik di album the best of OM. Tarantulla feat Reynold Panggabean yang totalnya terdiri dari 14 buah judul lagu, yang menurut sumber diluncurkan pada 1993 (tapi saya baru memilikinya tahun 1998), benarkah album ini diluncurkan tahun 1993?. Jika ada di antara sobat yang paham betul seluk beluk album ini, mohon beri pencerahannya.

        Album Camelia Malik dan Reynold Panggabean yang berjudul the best of Tarantulla merupakan kompilasi atau  potongan terbaik atau jika tersebut dalam sampul kasetnya dituliskan dalam bahasa Inggris 'best cut' yang diambil dari beberapa album sebelumnya, di antaranya album Colak Colek (1979), Raba-raba (1980) Gengsi Dong (1981), Ceplas Ceplos (1981), Murah Meriah (1986) dan Wakuncar (1989). Yang jelas album tersebut berisi lagu-lagu top yang pernah sukses hits di era 70-80an dengan banyak perubahan dari sisi aransemen musik yang jauh lebih 'ganas' dari sebelumnya. Namun, sebelum sobat download lagunya, alangkah baiknya luangkan waktu sejenak untuk membaca review atau penilaian pribadi saya terhadap isi lagu-lagu di album ini.

        A. Review (Penilaian dan Opini Pribadi)

        Arransemen Baru

        Permainan skill individu para pemain begitu ditonjolkan dalam aransemen lagu di album the best of OM. Tarantula ini. Misalnya saja, lagu yang berjudul Aduhai dan Aduhai yang digarap dengan nuansa Rock, Blues, Jazz, nuansa etnik dipadu dengan Dangdut. Warna aransemen yang baru ini jelas sangat berbeda dengan versi sebelumnya, dan tentunya lebih 'ganas dan garang'. Tak heran jika Reynold sebagai penata musik mengundang musisi Rock ternama Indonesia (dulu masih tergabung dalam Gong 2000) untuk mengambil peran sebagai pemain keyboard, yakni Harry Anggoman. Selain lagu Aduhai, banyak juga tembang lain yang dirubah aransemennya, seperti Colak Colek, Gengsi Dong, dan lainnya.

        Tingkat aransemen musik yang sangat ganas ini juga dibarengi dengan durasi waktu yang lama. Ada sekitar 4 lagu yang memiliki durasi waktu di atas 5 menit, di mana hanya menampilkan sedikit lirik saja, sementara sisanya didominasi oleh permainan musik individual pemain yang rata-rata diperankan oleh musisi Dangdut ternama, tentunya selain Harry Anggoman. Ada Husein yang berperan sebagai penabuh Gendang (Master Gendang Dangdut Indonesia), Syamsuri di seruling, dan Melody Guitar oleh Fadil Usman dan musisi lainnya. Dan untuk lagu terpanjang di album ini adalah ADUHAI. Jika dalam versi utuhnya tanpa diedit oleh uploader (tidak seperti yang ada di link download di bawah ini yang hanya 7 menitan saja), total durasinya mencapai 15 menitan !, dan itupun hanya satu reff saja. 

        Benarkah aransemennya terbilang sulit di album ini?. Ya, bagi saya dan kebanyakan teman saya yang pernah menjadi 'pengamen ajaran', menganggap bawah aransemen baru yang terdapat dalam album itu tergolong sulit jika dibandingkan dengan lagu Dangdut yang biasa dipentaskan waktu itu. Jadi untuk menggarap lagu yang berjudul Aduhai dan Jelita ini tidak cukup untuk satu kali dua kali saja dalam hal haromonisasi dan kekompakan dengan teman musisi lain dalam batas waktu normal. Harus diulang dan diulang. Layak saja jika lagu-lagu di album ini pernah saya kategorikan sebagai salah satu lagu Dangdut tersulit untuk digarap musisi atau grup Dangdut.

        Produsen/Hak Cipta/Distributor Resmi

        Dengan wujud aransemen baru yang lebih ganas dan juga ekslusive ini, PT. Aquarius pun tak sungkan-sungkan untuk memproduksi dan menjadi distributor utama dan sekaligus menjadi pemegang hak cipta resmi album tersebut. Sebuah hal tidak biasa tentunya untuk produksi album Dangdut dipegang oleh PT. Aquarius waktu itu. Sehingga kita sangat sulit menemukan album Dangdut dalam sebuah kaset hasil produksi PT tersebut, karena mayoritas hak cipta dipegang oleh Blackboard, Akurama, Gajah Mada, MSC, dan lainnya yang lebih identik dengan Dangdut.

        Komposer/Penata Musik/Pencipta Lagu

        Komposer atau penata musik ulang lagu dan sekaligus sebagai pencipta dan penyanyi dalam album tersebut adalah sang pimp. grup, yaitu Reynold Panggabean sendiri.

        Musisi atau Pengisi Musik

        Lead guitar : Fadil Usman
        Gendang : Husein
        Seruling : Syamsuri
        Lead Keybord : Harry Anggoman
        Mandolin/Sitar : Hanif Radin
        Bass : Poyo
        Tamborin : Dayat
        Drum : Sudi
        Piano : Tommy

        Penyanyi/Pengisi Vokal

        Selain diisi vokal oleh artis Dangdut yang terlibat kasus perceraian dua kali yaitu dengan Reynold Panggabean dan Harry Capri, juga diisi oleh komposernya yaitu Reynold sendiri, baik untuk lagu duet seperti Goyang Senggol, Aduhai, Namamu, Sayangku dan lainnya ataupun solo seperti Repelita, Pengemis Cinta, Colak Colek, Wakuncar dll.. Jadi Reynold memegang banyak peranan dalam penggarapan album ini, luar biasa !.

        B. Download lagu Camelia Malik dalam Album The Best Of Tarantulla

        Seperti yang saya katakan di atas bahwa salah satu lagu tersulit dalam album tersebut adalah Aduhai yang memiliki waktu begitu lama (sekitar 15 menitan) dalam versi utuh tanpa edit seperti ketika saya masih memiliki kaset tersebut (sayang semua hancur terkubur tanah saat gempa Jogja). Sehingga jika sobat nanti download dan mendengarkannya hanya 7 menit lebih, itu bukan seperti yang terdapat dalam album tersebut, tetapi sudah dipotong atau diedit oleh si uploader di internet (4shared). Mungkin si uploader menganggap tidak terlalu penting, sehingga musik coda (penutup) yang cukup panjang dan berisi permainan skill individu masing-masing musisi dipotong.
        Camelia Malik dan Reynold Panggabean di Cover Album Tarantula


        Berikut ini daftar download semua koleksi Camelia Malik yang terdapat dalam album The Best Of Tarantulla yang mayoritas audionya berkualitas top dan tentunya stereobass, hanya beberapa lagu saja yang audionya kurang bagus.

         Side A.
        1. Raba-raba medley Kecup Kecup
        2. Repelita
        3. Jelita medley Pengemis Cinta
        4. Aduhai
        Itulah posting yang bisa saya sajikan hari ini. Kurang lebihnya mohon maaf. Semoga terhibur dan bermanfaat. Oiya, di lain waktu saya akan posting lagu-lagu tersebut untuk versi pertama yang masih dalam aransemen asli.

        Jumat, 23 Oktober 2015

        Download Lagu Rita Sugiarto Mp3 Lengkap

        Download kumpulan lagu Rita Sugiarto dalam versi mp3 ini terbagi dalam koleksi lawas dan juga koleksi koplo yang beberapa waktu lalu feat bareng salah satu grup Dangdut koplo terlaris di Youtube, New Pallapa. Di antara koleksi ini ada beberapa tembang yang saat ini hits, seperti Dua Kursi, Tersisih, dan sebagainya.

        Namun, alangkah baiknya kalau sobat sedikit mengenal profil dan biografi singkat Rita Sugiarto. Rita Sugiarto lahir di kota Semarang 19 September 1965. Awal karirnya terjun sebagai penyanyi bermula ketika beliau masih SD, ketika beliau menjadi pemenang dalam festival musik pop di tingkat propinsi. Saat umur 13 tahun beliau memutuskan pindah ke Jakarta. Singkat cerita, Rhoma Irama begitu tertarik dengan alunan materi suaranya dan mengajaknya bergabung bersama Soneta. Namanya mulai populer dan terkenal memang sejak bergabung dengan Soneta sama halnya dengan Elvy Sukaesih. Contoh tembang-tembang suksesnya bersama Soneta seperti Malam Terakhir, Lukaku, Pria Idaman, Kerinduan, Cuma Kamu dan sebagainya.
        Download Lagu Rita Sugiarto Mp3 lengkap

        Sejak bergabung dengan Soneta hingga berpisah pada 1981, sedikitnya ada 20 album telah dirilis seperti Darah Muda, Begadang II, Gitar Tua dan terakhir Pemilu, sebagai album terakhir perpisahan dengan Rhoma Irama dan juga Soneta. Setelah berpisah Rita bersolo karir dan menggandeng pemuda tampan yang kemudian menjadi suaminya, Jacky Zimah (Sumber:Wikipedia).

        Album pertama dalam solo karirnya berjudul Jacky yang sangat sukses di pasaran. Dalam hitungan jumlah penjualan, Album perdananya ini hanya kalah dari Betharia Sonata. Oleh karena itu, tembang ini masuk dalam daftar untuk kategori lagu Dangdut populer sepanjang masa.

        Berikut beberapa daftar lagu top Rita & Soneta:
        1. Malam Terakhir
        2. Lukaku
        3. Cuma Kamu
        4. Orang Asing
        5. Yun Di Ayun
        6. Pria Idaman
        7. Syahdu
        8. Menunggu
        9. Piano
        10. Ajojing
        11. Apa Kabar
        12. Lukaku
        13. Fatamorgana
        14. Mati Aku
        15. Biduan
        16. Antara Teman dan Kasih
        17. Tangan-tangan hitam
        18. Teman Biasa
        19. Siapakah
        20. Bulan
        21. Dan lain-lain

        Setelah berpisah dengan Rhoma:
        1. Jacky
        2. Zainal
        3. Cinta Berawan
        4. Pertemuan
        5. Mati Lampu
        6. Pacar Dunia Akhirat
        7. Mengapa Dua
        8. Bercanda
        9. Bara Cinta
        10. Si Kecil, Dan lain-lain


        Daftar lagu Dangdut Koplo Rita Sugiarto Feat New Pallapa:

        1. Yang
        2. Sasaran Emosi
        3. Bara Cinta
        4. Dua Kursi
        5. Bunga Pengantin
        6. Hello Dangdut
        7. Air Bunga
        8. Terima Kalah
        9. Semakin Sayang Semakin Kejam
        10. Permata Biru
        11. Kuingin dan lain-lain

        Inilah Daftar lengkapnya :
        1. 1001 Janji (Cipt. Endang Kurnia)
        2. Abang Kumis
        3. Abang Romi (Cipt. Eddy Lestaluhu)
        4. Acuh Tak Acuh (Eddy Lestaluhu)
        5. Ada Udang Dibalik Batu (Cipt. Rhoma Irama)
        6. Antara Teman & Kasih (Koplo New Pallapa)
        7. Air Bunga (Cipt. Imam S Arifin)
        8. Air Bunga (Koplo New Pallapa)
        9. Air Mata
        10. Air Mata Duka
        11. Air Mata Tiada Arti (Cipt. Zakaria)
        12. Ajojing (Cipt. Rhoma Irama)
        13. Aku Ingin Pantas
        14. Apa Kabar (Cipt. Rhoma Irama)
        15. Arjunaku
        16. Asmara (Cipt. Maulana Syafei)
        17. Asyik
        18. Awan Kelabu (Cipt. Hanif Radin)
        19. Bagai Raja dan Ratu
        20. Bahasa Isyarat (Cipt. Rhoma Irama)
        21. Bara Cinta (Cipt. Rhoma Irama)
        22. Bara Cinta (Koplo New Pallapa)
        23. Belajar Menari
        24. Benang Benang Cinta
        25. Bercanda (Cipt. Rhoma Irama)
        26. Bercerai Muda
        27. Berdendang (Cipt. Rhoma Irama)
        28. Berdusta
        29. Bersabarlah (Cipt. Mamat Bass)
        30. Biarlah Merana (Cipt. Amin Ivos)
        31. Biduan (Cipt. Rhoma Irama)
        32. Biduan (Koplo New Pallapa)
        33. Bintang (Cipt. Endang Raes)
        34. Bisikan Cinta
        35. Buaya (Cipt. Rhoma Irama)
        36. Bukan Yang Kupinta (Cipt. Yus Yunus)
        37. Bulan (Cipt. Rhoma Irama)
        38. Bulan Srigala (Cipt. Toto Ario)
        39. Bumi pun Turut Menangis
        40. Bunga Hati (Cipt. Kuntet Mangkulangit)
        41. Bunga Pengantin
        42. Bunga Pengantin (Koplo New Pallapa)
        43. Bunga-bunga Rindu (Cipt. Yayang)
        44. Bunga Surga (Cipt. Rhoma Irama)
        45. Cape (Cipt. Rhoma Irama)
        46. Cemburu Buta (Cipt. Rhoma Irama)
        47. Cinta (Cipt. Yus Yunus)
        48. Cinta Berawan (Cipt. Toto Ario)
        49. Cinta Berbisa
        50. Cinta Putih
        51. Cinta Segitiga (Cipt. Rhoma Irama)
        52. Cinta Segitiga (Koplo New Pallapa)
        53. Cinta Setengah Mati (Cipt. Arsyad Abu)
        54. Cinta Semusim (Cipt. MA Thoyib)
        55. Cinta Yang Palsu (Cipt. Leo Waldy)
        56. Cuma Kamu (Cipt. Rhoma Irama)
        57. Cup-cup (Cipt. Rhoma Irama)
        58. Curang (Cipt. Latief Khan)
        59. Dalang Bercinta
        60. Datang Untuk Pergi (Koplo New Pallapa)
        61. Dia (Cipt. Latief M)
        62. Dia Yang Disayang
        63. Doa Suci (Cipt. Ruston Nawawi)
        64. Doremi
        65. Do Mi Sol (Cipt. Rhoma Irama)
        66. Dua Kursi (Cipt. Udi S/Muchlas Ade Putra)
        67. Dua Kursi  (Koplo New Pallapa)
        68. Dusta (Cipt. Asmin Cayder)
        69. Fatamorgana (Cipt. Rhoma Irama)
        70. Gara-gara Cinta
        71. Geli-geli Asyik (Cipt. Eddy Lestaluhu)
        72. Haram (Cipt. Rhoma Irama)
        73. Harapan Hampa
        74. Hati Yang Kecewa (Cipt. Latief Khan)
        75. Hayo (Cipt. Rhoma Irama)
        76. Hallo Dangduth
        77. Hallo Dangduth (Koplo New Pallapa)
        78. Hidung & Kumis (Cipt. Arsyad Abu)
        79. Hitam (Cipt. Rhoma Irama)
        80. Hitam (Koplo New Pallapa)
        81. Hompimpa
        82. Hujan Gerimis
        83. Idaman Hati
        84. Ikhlas (Cipt. H. Ukat S)
        85. Iming-iming (Cipt. Muchlas Ade Putra)
        86. Iming-iming (Koplo New Pallapa)
        87. Jacky
        88. Jangan Marah (Cipt. Mamat Bass)
        89. Jangan Rayu2
        90. Janji (Cipt. Rhoma Irama)
        91. Jejaka
        92. Joget (Cipt. Rhoma Irama)
        93. Kaget Aku
        94. Kandungan (Cipt. Rhoma Irama)
        95. Kasih dan Sayang (Cipt. Fendy Agham)
        96. Kasih
        97. Kau Campakkan
        98. Kau Campakkan (Koplo New Pallapa)
        99. Kau Tetap Misteri
        100. Kecolongan
        101. Kejam
        102. Kenapa (Cipt. Asmin Cayder)
        103. Kerinduan (Cipt. Rhoma Irama)
        104. Kugapai Cintamu (Cipt. Yanto S)
        105. Kuingin
        106. Kuingin (Koplo New Pallapa)
        107. Kunang-kunang (Cipt. Rhoma Irama)
        108. Kuping Panas
        109. Kupu-kupu (Cipt. Iwan Barnas)
        110. Kuserahkan
        111. Lautan Duka
        112. Lepaskan (Cipt. Yayang S)
        113. Lukaku (Cipt. Rhoma Irama)
        114. Lukaku (Koplo New Pallapa)
        115. Lukanya Cinta (Cipt. Jacky Zimah)
        116. Makan Darah (Cipt. Latief Khan)
        117. Makan Hati
        118. Malam Terakhir (Cipt. Rhoma Irama)
        119. Malam
        120. Manja
        121. Manusia Tiada Sama
        122. Masih Tertutup Jalanku
        123. Masuk
        124. Mata
        125. Matahariku
        126. Mati Aku (Cipt. Rhoma Irama)
        127. Mati Lampu (Cipt. B. Makayock)
        128. Melody Asmara (Cipt. Martur Arifin)
        129. Menanti Kelahiran
        130. Mengapa
        131. Mengapa Kau Beri Cinta Palsu (Cipt. Leo Waldy)
        132. Menunggu (Cipt. Rhoma Irama)
        133. Menunggu (Koplo New Pallapa)
        134. Mimpi Ketiban Bulan (Cipt. Asmin Cayder)
        135. Musafir Cinta
        136. Mutiara Cinta (Cipt. Zoel Angara)
        137. Nyatakanlah
        138. Obat (Cipt. Lilik MS)
        139. Om Jhonny
        140. Orang Asing (Cipt. Rhoma Irama)
        141. Orang Orang Tersayang (Cipt. Eddy Lestaluhu)
        142. Pacarku Mogok Makan (Cipt. Eddy Lestaluhu)
        143. Pacar Dunia Akhirat (Cipt. Eddy Lestaluhu)
        144. Pantun Cinta (Cipt. Rhoma Irama)
        145. Pasangan (Cipt. Rhoma Irama)
        146. Pecah Piring
        147. Pengakuan (Cipt. Asmin Cayder)
        148. Pengorbanan (Cipt. Suto Pranto/Irfan GD)
        149. Percuma (Cipt. Rhoma Irama)
        150. Percuma (Koplo New Pallapa)
        151. Permata Biru (Azia Thalib/MA Thayib)
        152. Permata Biru (Koplo New Pallapa)
        153. Permata Bunda
        154. Perpisahan (Cipt. Jacky Zimah)
        155. Pertemuan (Cipt. Bambang S)
        156. Pertemuan Dua Hati
        157. Picibala (Cipt. Fazal Dath)
        158. Pria Idaman (Cipt. Rhoma Irama)
        159. Pria Idaman (Koplo New Pallapa)
        160. Protes (Cipt. Aziz Thalib)
        161. Rambut
        162. Rambate Rata Hayo (Cipt. Rhoma Irama)
        163. Rindu Dan Cinta
        164. Rindu Membara (Cipt. Yayang)
        165. Rindu Setengah Mati
        166. Robek Hatiku (Cipt. A. Kadir)
        167. Sakinah
        168. Santai (Cipt. Rhoma Irama)
        169. Sasaran Emosi (Cipt. Tino Cancer)
        170. Sasaran Emosi (Koplo New Pallapa)
        171. Sebening Embun
        172. Sebening Embun (Koplo New Pallapa)
        173. Secawan Anggur
        174. Sedih Sekali
        175. Sejuta Luka (Cipt. Udin Jackta)
        176. Selalu Rindu
        177. Selimut Biru (Cipt. Kadir Hasni)
        178. Semakin Sayang Semakin Kejam
        179. Semakin Sayang Semakin Kejam (Koplo New Pallapa)
        180. Sendiri (Cipt. Asmin Cayder)
        181. Senyumku (Cipt. Arsyad Abu)
        182. Sesal
        183. Siapa Yang Punya (Cipt. Rhoma Irama)
        184. Siapakah (Cipt. Rhoma Irama)
        185. Si Kecil
        186. Silakan Masuk
        187. Simphoni (Cipt. Wiwik Abidin)
        188. Srigala Berbulu Domba (Cipt. Rhoma Irama)
        189. Suara Jiwa
        190. Surat Cinta (Cipt. Jacky Zimah)
        191. Surga Di Telapak Kaki Ibu
        192. Syahdu (Cipt. Rhoma Irama)
        193. Tak Dapat Tidur (Cipt. Rhoma Irama)
        194. Tak Pernah (Cipt. Rhoma Irama)
        195. Tak Sabar (Cipt. Rhoma Irama)
        196. Takut Sengsara
        197. Tak Terduga (Cipt. Rhoma Irama)
        198. Tangan-Tangan Hitam (Cipt. Rhoma Irama)
        199. Tangan-Tangan Hitam (Koplo New Pallapa)
        200. Tega
        201. Tega (Koplo New Pallapa)
        202. Teman Biasa (Cipt. Rhoma Irama)
        203. Terima Kalah
        204. Terima Kalah (Koplo New Pallapa)
        205. Ternyata
        206. Tersisih (Cipt. H. Ukat S)
        207. Tinta Merah (Cipt. Ucup Kulon)
        208. Trilili Dam-dam (Cipt. Hamdan ATT)
        209. Yang (Cipt. Muhclas Ade Putra/MA Thayib/Yunus Era)
        210. Yang (Feat bareng New Pallapa - Koplo)
        211. Yun Diayun (Cipt. Rhoma Irama)
        212. Zainal




        Mau Dengarkan langsung tanpa harus download?....Silakan klik tautan >>> Dengarkan langsung koleksi Rita dengan sekali klik

        BAGI SOBAT YANG KESULITAN DALAM MENGUNDUH TERUTAMA PENGGUNA PONSEL/BB SILAKAN KLIK >> MP3 RITA LENGKAP

        Kamis, 22 Oktober 2015

        Lagu Elvy Sukaesih Mp3 Download

        Lagu Elvy Sukaesih Mp3 Download

        Lagu Elvy Sukaesih mp3 Download ini merupakan kumpulan album beliau dari era 60an, 70an, 80an, 90an sampai awal 2000an baik yang solo atau singel maupun koleksi duetnya, baik bersama Rhoma Irama maupun Mansyur S. Di antara tembang-tembang di bawah ini ada pula beberapa judul yang didaur ulang kembali dalam versi yang berbeda termasuk juga koleksi yang sedang hits saat ini, yaitu lagu Kereta Malam versi koplo .

        Wah kira-kira kalau dari tahun 60an sampai sekarang (atau awal 2000an) ini, sudah berapa banyak lagu Dangdut yang dinyanyikan oleh Elvy Sukaesih. Penulis sendiri tidak tahu pasti berapa jumlahnya, dan mungkin beliau sendiri saya yakin juga sedikit banyak yang lupa jumlah seluruh tembangnya. Yang jelas saya akan sajikan download versi mp3 secara gratis di sini. Tapi sebelum sobat mengunduh, alangkah baiknya untuk sedikit tahu bagaimana cerita singkat atau perjalanan karir singkatnya.

        Perjalanan karirnya sebagai penyanyi Dangdut berawal ketika beliau menjadi penyanyi cilik saat berusia sebelum 11 tahun. Waktu itu beliau membawakan salah satu dari  lagu-lagu dangdut yang mengharukan, Ratapan Anak Tiri dalam sebuah pentasnya. Penonton yang hadir terbawa oleh alunan merdu suara Else (nama panggung beliau saat kecil) dan bahkan tak sedikit yang menangis dan terharu mendengar tembang tersebut dilantunkan. Menurut Wikipedia, perjalanan karir Elvy mulai menanjak setelah beliau bergabung dengan Rhoma Irama dan Soneta, baik dalam tembang duet maupun single pada sekitar tahun 70an dan berpisah pada tahun 1975 yang ditandai dengan peluncuran album duet Raja dan Ratu. Selain feat dengan Rhoma Irama dan Soneta Grup, Elvy Sukaesih juga sebelumnya pernah bergabung dengan OM. Purnama dan Omega, OM Borobudur, OM. Sagita, OM. Chandralekka dll. Bahkan, di dua grup tersebut, koleksi beliau lebih banyak dibangdingkan saat bergabung dengan Soneta Grup.

        Beberapa lagunya yang dijadikan sountrack film sebagai berikut:
          1. Asoy (1977)
          2. Tiada Seindah Cintamu (1977)
          3. Jalal Kojak Palsu (1977)
          4. Penasaran (1977)
          5. Betty Bencong Slebor (1978)
          6. Tuyul (1978)
          7. Mana Tahaaan... (1979)
          8. Cubit-Cubitan (1979)
          9. Kerinduan (1979)
          10. Kisah Cinta Rojali dan Zuleha (1979)
          11. Irama Cinta (1980)
          12. Aduhai Manisnya (1980)
          13. Gaya Merayu (1980)
          14. Senggol-Senggolan (1980)
          15. Mandi Madu (1986)
          16. Hantu Biang Kerok (2009)

          Berikut ini semua koleksi Elvie S :
          1. 17 Tahun
          2. Air Mataku
          3. Air Mata Kasih
          4. Akhir Cintaku
          5. Akhir Perpisahan
          6. Aku Gembira
          7. Aku Ingin Bebas
          8. Aku Tak Mau Dimadu
          9. Andeca Andeci
          10. Aneka Peristiwa
          11. Asal Sombong
          12. Asooy
          13. Awas
          14. Asam Garam
          15. Ayah Bunda
          16. Ayah Kawin Lagi
          17. Ayo Dong
          18. Bahagia Kembali
          19. Baju Pengantin
          20. Bayanganmu
          21. Berbulan Madu
          22. Bercanda
          23. Berdarah Lagi
          24. Bergilir
          25. Berjanji
          26. Biarkan Aku Sendiri
          27. Bila Kau Sadar
          28. Bila Cinta Bersemi
          29. Bimbang
          30. Birahi
          31. Bisikan Kasih
          32. Bisik-bisik Tetangga
          33. Bukan Harta
          34. Bukan Milikmu
          35. Bukankah Kau Tahu
          36. Bulan
          37. Bulan Di Ranting Cemara
          38. Bulu Bertemu Bulu
          39. Bunga Kamboja
          40. Cambuk Derita
          41. Cari Kerja
          42. Cincin Kawin
          43. Cincin Kepalsuan
          44. Cinta Abadi
          45. Cinta Berduri
          46. Cinta Bersemi
          47. Cinta Dalam Derita
          48. Cinta Pertama
          49. Cinta Putih
          50. Cinta Rahasia
          51. Cinta Yang Hilang/Rindu Menanti
          52. Cinta Yang Pudar
          53. Ciumlah Bibirku
          54. Coba Dengarkan
          55. Colak-colek
          56. Cubit-cubitan
          57. Cukup Satu
          58. Curi-curi
          59. Darah Tinggi
          60. Datang Untuk Pergi
          61. Demi Cinta
          62. Dendam Kebencian
          63. Deritaku
          64. Derita Dalam Cinta
          65. Di Mana
          66. Di Mana Dia
          67. Di Mana Kau Ibu
          68. Ditelan Alam
          69. Doa Suci
          70. Dosa Masa Lalu
          71. Duniaku
          72. Dunia Remaja
          73. Dua Tambah Tiga
          74. Dusta
          75. Fitriyah Kusayang
          76. Gadis Atau Janda
          77. Gara-gara Jerawat
          78. Gedung Tua
          79. Gersang
          80. Grenpang
          81. Gula-gula
          82. Habibi
          83. Hampir Saja
          84. Hasrat Murni
          85. Hatiku Beku
          86. Hati Yang Merana
          87. Hati Yang Patah
          88. Hello-hello
          89. Hidung Belang
          90. Ibu Tiriku
          91. I Love You
          92. Insan Bercinta
          93. Irama Cinta
          94. Istri Yang Setia
          95. Izinkanlah
          96. Jamilah
          97. Jam Lima
          98. Janda
          99. Janda Kembang
          100. Jangan Berjudi
          101. Jangan Dong
          102. Jangan-jangan
          103. Jangan Kau Pergi
          104. Jangan Malu
          105. Jangan Pegang Dulu
          106. Jatuh Cinta
          107. Jauh Di Mata
          108. Jumpa Semalam
          109. Kabut Biru
          110. Kagum
          111. Kampungan
          112. Karena Asmara
          113. Karena Janji
          114. Karena Judi
          115. Karena Pengalaman
          116. Karena Takdir
          117. Karenamu
          118. Kasih Sayang
          119. Kau Kutanggung
          120. Kasih Yang Kejam
          121. Ke Monas
          122. Ke Pasar Minggu
          123. Kecewa
          124. Kehancuran Cinta
          125. Kejam
          126. Kembali Padaku
          127. Kenangan
          128. Kepalsuan Jiwa
          129. Kereta Malam
          130. Kerinduan Hati
          131. Kiamat Sudah Dekat
          132. Kopi Susu
          133. Krebo
          134. Kubawa
          135. Kuda Lumping
          136. Kulepaskan Dia
          137. Kunci Rahasia
          138. Kupu-kupu
          139. Lagu Untuk Sahabat
          140. Laila Bonita
          141. Lamunanku
          142. Lara Hati
          143. Lembarang Terakhir
          144. Lho Kok Marah
          145. Lonceng
          146. Lonceng Tengah Malam
          147. Luka
          148. Lukisan Kecemasan
          149. Maharaja
          150. Malam Asmara
          151. Malam Terakhir
          152. Malu
          153. Mama Papa
          154. Mandi Madu
          155. Mandul
          156. Mari Joget
          157. Mari-mari
          158. Mencari Mangsa
          159. Mendaki Gunung
          160. Mengapa Dia
          161. Mengapa Merana
          162. Menghitung Bintang
          163. Mimpi
          164. Mimpi Buruk
          165. Mimpi Terindah
          166. Mini Midi Mixi
          167. Minta Gelang
          168. Nasib Dimadu
          169. Oh Mahkotaku
          170. Oh Nasib
          171. Padamu Jua
          172. Pagi Yang Indah
          173. Pantun Iseng
          174. Pasungan Duka
          175. Pecah Seribu
          176. Pengabdian Seorang Wanita
          177. Pengakuan Jiwa
          178. Pengemis Buta
          179. Pengobat Rindu
          180. Penyesalan
          181. Perempuan
          182. Perih
          183. Perkenalan Pertama
          184. Permata Hati
          185. Permohonan
          186. Pesan Untukmu
          187. Pesta Panen
          188. Peti Ajaib
          189. Petualang Cinta
          190. Pintaku
          191. Pintu Taubat
          192. Pria Idaman
          193. Pulanglah
          194. Pulang Pagi
          195. Racun Asmara
          196. Rama dan Shinta
          197. Rambate Rata Hayo
          198. Rasa Kasihku
          199. Ratapan Doa
          200. Ratu Malam
          201. Rindu
          202. Risau
          203. Rujuk
          204. Salah Sangka
          205. Salam Rindu
          206. Saling Memilih
          207. Saling Tergoda
          208. Sampai Kapankah
          209. Sampai Pagi
          210. Sampaikan Salamku
          211. Satu Antara Dua
          212. Satu Syarat
          213. Sayang
          214. Sebatas Angan
          215. Sebuah Nama
          216. Sedapnya Kawin
          217. Sedingin Salju
          218. Sekuntum Mawar Merah
          219. Selamat
          220. Semoga Mengerti
          221. Sengaja
          222. Sesal
          223. Sikut Kanan Sikut Kiri
          224. Sorga Dunia
          225. Suami Yang Kejam
          226. Sumpah Benang emas
          227. Sunyi Dalam Duka
          228. Surat Cerai
          229. Sya La La
          230. Tak Mungkin
          231. Tak Tahan Dimadu
          232. Takut Digoda
          233. Taman Impian
          234. Tanda Merah
          235. Tangisan Asmara
          236. Tangis Bahagia
          237. Tepuk Nyamuk
          238. Terbelenggu
          239. Tercapai
          240. Terharu
          241. Terimalah Harapanku
          242. Terlambat
          243. Terluka
          244. Terpedaya
          245. Terpikat
          246. Tertawalah
          247. Tetesan Asmara
          248. Tidak Sendiri
          249. Tujuh Sumur
          250. Tunggu Sebentar
          251. Ulang Tahun Jakarta
          252. Untukmu
          253. Usah Kau Ganggu
          254. Wahai Kaumku
          255. Wanita dan Dosa
          Dan inilah link Download lagu Elvy Sukaesih versi mp3 secara lengkap



          BAGI PENGGUNA PONSEL/BB YANG KESULITAN DOWNLOAD, SILAKAN KLIK Semua Lagu Elvie S...

          Rabu, 21 Oktober 2015

          Lagu Rhoma Ft Camelia Malik STF Nada-nada Rindu?

          Adakah lagu duet Rhoma feat Camelia Malik original di film Nada-nada Rindu?. Bagi sobat sonetamania atau rhomania tentu tahu, bahwa tidak ada satu lagupun yang dinyanyikan dalam film tersebut berisi duet kedua maestro Dangdut Indonesia. Perlu diketahui, bahwa vokal penyanyi wanita asli yang terdapat dalam film yang diproduksi pada 1987 dan disutradarai oleh Muchlis Raya ini adalah Riza Umami, bukan Camelia Malik dan juga tidak ada lagu yang berjudul Nada-nada Rindu.

          Meskipun dalam film STF Nada-nada Rindu tersebut tampak asli bahwa penyanyi dalam lagu-lagu yang didendangkan di film tersebut adalah Rhoma Irama dan Camelia Malik, akan tetapi pengisi vokal sebenarnya adalah Riza Umami, yang merupakan pasangan duet lagu bang haji setelah Rita Sugiarto. Beliau dalam hal ini hanya berperan sebagai bintang film, bukan penyanyi. Jadi hanya lypsing saja.

          Sebenarnya hal itu bisa dimaklumi karena memang keduanya adalah penyanyi besar dan merupakan salah satu Diva Dangdut terbaik Indonesia. Sehingga banyak yang menilai kalau C. Maliklah yang menjadi penyanyi dalam lagu itu. Hal yang berbeda jika beliau bukan penyanyi, seperti Yati Octavia atau Rica Rachim sendiri yang juga melakukan banyak lypsing di lagu Rhoma dalam setiap film yang ia perankan. Jadi bagi yang belum tahu, hal itu sih wajar saja. Dan melalui blog ini saya coba berikan wawasan dan pengetahuan baru tentang hal ini.

          Tapi ada satu komentar menggelitik yang terdapat dalam blog ini di posting semua koleksi Rhoma mp3, bahwa katanya blog ini tidak lengkap, karena tidak ada lagu Rhoma feat Camelia Malik yang berjudul Nada-nada Rindu...membaca komentar itu saya cuma bisa tertawa..ha..ha...Kalau featnya dalam bentuk lypsing memang tidak ada di blog ini, tapi kalau duetnya bersama penyanyi aslinya jelas ada dong...he..he

          Baiklah, inilah sebenarnya isi lagu yang terdapat dalam film tersebut dimana bang haji feat Riza Umami bukan bersama si Ratu Jaipong, Camelia Malik.

          1. Dasi & Gincu (Rhoma ft Riza Umami)
          2. Deritamu Deritaku (Ft Riza Umami)
          3. Hatimu Hatiku (ft Riza Umami)
          4. Judi
          5. Jera
          6. Mera & Yu (feat Riza Umami)
          7. Roda Kehidupan
          8. Zukfikar
          Note: Judi dan Hatimu Hatiku ada di dalam Soneta Volume 14.

          Itulah posting hari ini berawal dari request inbox di facebook dan juga karena komentar seperti yang sudah saya katakan di atas. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan untuk yang bilang tidak lengkap khususnya lagunya bang haji.

          Minggu, 18 Oktober 2015

          30 Lagu Koleksi 3 Diva Dangdut Terbaik

          Setelah beberapa posting sebelumnya berkutat di koplo dan remix, kini saya ajak anda kembali bernostalgia ke Dangdut klasik lawas dan ori spesial 30 lagu dari 3 diva Dangdut terkenal Indonesia, yaitu Ikke Nurjanah, Evie Tamala, dan Iis Dahlia.

          Meskipun ke 3 diva Dangdut itu saat ini tidak seproduktif di era 90an dan kalah bersaing dengan artis Dangdut pendatang terbaru terutama dalam hal chart tangga lagu Dangdut terbaru di radio-radio Indonesia saat ini, namun beberapa lagu dari beberapa album ketiganya pernah terkenal dan hits di eranya dan sampai sekarangpun masih sering kita dengarkan atau sering dipentaskan, baik oleh ketiga artis tersebut atau penyanyi lain.

          Lantaran lagu-lagu di bawah inilah mereka sukses dan terkenal bahkan hingga saat ini dan layak menjadi bagian dari legenda hidup artis Dangdut Indonesia.

          Berkit ini 30 lagu Dangdut dari ketiga artis terkenal yang saya pisahkan menjadi 3 bagian tersendiri


          A. Evie Tamala

          1. Tang Ting Tong Der
          2. Dokter Cinta
          3. Aduh Sayang
          4. Rembulan Malam
          5. Cinta Biru - Untuk Download semua lagu klik di sini >> Mp3 Evie Tamala
          6. Rahasia Cinta
          7. Selamat Malam
          8. 1001 Hari
          9. Aku Rindu Padamu
          10. Suara Hati
          B. Ikke Nurjanah
          1. Ojo Lali
          2. Ojo Suwe Suwe
          3. Bibir Bermadu
          4. Bagai Disambar Petir
          5. Birunya Rindu - Untuk semua lagu klik di sini >> Mp3 Ike Nurjanah
          6. Memandangmu
          7. Terlena
          8. Cinta & Dilema
          9. Merpati Putih
          10. Munafik
          C. Iis Dahlia 
          1. Tamu Tak Diundang
          2. Mata Hatiku
          3. Cinta Bukanlah Kapal
          4. Payung Hitam
          5. Darah Biru - Untuk semua kagu klik di sini >> Mp3 Iis Dahlia
          6. Kecewa
          7. Arjun
          8. Tanda Cinta
          9. Asmara Ku Rindu
          10. Diambang Sore
          Itulah 30 lagu dangdut terkenal koleksi 3 diva kondang. Semoga terhibur dan selamat bermalam minggu.

          Selasa, 13 Oktober 2015

          Lagu Dangdut Yang Paling Mengharukan

          Ratapan Anak Tiri adalah Lagu Dangdut paling mengharukan

          Ada lagu dangdut yang bisa dijadikan pengantar tidur, ada pula yang asyik untuk berjoget dan bergoyang, ada juga lagu yang menyeramkan, ada yang berisi pesan dan nasihat, ada yang bertemakan cinta, asmara, dan kali ini saya akan persembahkan 2 buah Lagu Dangdut yang paling mengharukan. Kriterianya dinilai dari kandungan syair dan perpaduan antara materi suara penyanyi serta aransemen musik. Selain itu juga berdasarkan tema sosial yang ada pada lagu tersebut, bukan berdasarkan tema percintaan.

          Oleh karenanya jika dinilai dari hal tersebut di atas, maka Ratapan Anak Tiri yang dilantunkan oleh Iis Dahlia adalah yang paling sesuai dengan penilaian tersebut. Selain itu, Akulah Saudaramu yang dilantunkan oleh Rhoma Irama dengan aransemen klasik (pra-soneta) dan bernuansa sedikit melayu-gambus juga layak menjadi tembang yang menyayat hati.

          Kandungan syair pada Ratapan Anak Tiri berkisah tentang nasib seorang anak (dalam sebuah film, anak tiri yang diilustrasikan berusia sekitar 6 tahun) yang diperlakukan semena-mena oleh ibu tirinya. Anak itu akan dimanja, disayang bahkan dipuji ketika ada ayah di samping mereka, sementara jika ayah tidak ada di sisi mereka, si Ibu akan menyiksa dan mencacinya.

          Penggalan syair yang paling mengharukan ada pada:
          "Ibu tiri..hanya cinta kepada ayahku saja..bila ayah disampingku ku dipuja dan dimanja...tapi bila ayah pergi, ku disiksa dan dicaci......

          Sementara kandungan syair pada lagu Akulah Saudaramu berkisah tentang seorang adik yang tidak diakui oleh kakaknya ketika nasib hidupnya berubah menjadi orang kaya. Bahkan ketika adik nekad mendatangi rumah si kakak kandungnya yang berjarak jauh, ia langsung diusir oleh kakak tersebut.

          Penggalan syair yang membuat pendengar lagu jadi terharu ada pada:
          "Akulah saudaramu..seayah dan seibu...mengapakah kau kini tiada mengenal lagi adik kandung sendiri--aku datang kemari bukan untuk meminta, hanya sekedar rindu ingin jumpa denganmu..."
          Jika dinilai dari aransemen dan penyanyi pada Ratapan Ibu Tiri ini penulis lebih memilih Iis Dahlia ketimbang pelantun aslinya. Hal ini disebabkan karena karakter dan materi vokal Iis sangat cocok untuk tembang-tembang menyedihkan. Hal itu dibuktikan dengan kebanyakan tembang milik Iis yang bernuansa sedih. Sementara Akulah Saudaramu, penulis juga lebih memilih pelantun dan juga aransemen aslinya (klasik) daripada yang dilantunkan oleh Nadi Baraka. Alasannya, pada aransemen klasik terdapat sentuhan biola yang begitu menyayat hati disertai dengan alunan seruling pembuka bernada melayu-gambus minor zigana.

          Dan inilah kedua lagu tersebut:


          Itulah 2 buah lagu yang paling mengharukan, memilukan dan menyedihkan. Mungkin bagi sobat yang benar-benar mendengarkan dengan penuh penghayatan , meresapinya dan membayangkan kalau sobat atau adik atau anak sobat yang bernasib sama seperti dalam lagu tersebut bisa membuat sobat menitikkan air mata.

          Sumber foto/gambar : hxxp://rollfilm.blogspot.com (x ganti t)

          Rabu, 07 Oktober 2015

          Lagu-lagu Dangdut Klasik Untuk Instrumentalia

          Sudah menjadi hal yang wajib bagi sebuah grup saat pentas dengan mengawali lagu-lagu Dangdut klasik sebagai musik instrumentalia atau dalam bahasa panggungnya disebut musik tanpa syair (maksudnya vokal/penyanyi). Hal wajib ini sepertinya sudah menjadi turun-temurun untuk grup-grup Dangdut di tanah air baik pra atau pasca lahirnya koplo. Mengapa?. Pertama, sudah menjadi tradisi,  kedua, untuk menarik dan mengundang penonton yang masih di luar area panggung, ketiga sebagai ceksound ulang sebelum pentas inti dipertontonkan agar tercipta hormonisasi sound dan yang terakhir adalah sebagai pemanasan bagi musisi .

          Lalu siapa yang menyanyikan atau menjadi "vokal" bagi teman-teman musisi lain sebagai pathokan (pemain drum, gendang, bass, piano dan tamborin?. Sudah pasti alat musik melodilah yang paling sering menjadi pengganti vokal untuk pathokan bagi mereka yang memainkan alat perkusi,  terutama untuk pemain gendang, piano dan juga bass. Alat musik yang paling umum menjadi pengiring (pengganti vokal) adalah seruling, lead guitar dan keybord string. Namun terkadang, untuk grup Dangdut yang lebih besar dan menggunakan alat musik additional (lebih lengkap) seperti saxophone atau biola, bisa juga menjadi pengisi lirik pengganti penyanyi. Cara untuk menyanyikannya pun saling bergantian. Ada yang diawali oleh seruling terlebih dulu, lalu disambung lead guitar dan diakhiri oleh lead keyboard, atau sebaliknya tergantung kebijakan arranger atau musisi di masing-masing grup.

          Sayangnya, tidak semua acara live Dangdut, terutama yang on air (layar kaca/televisi) menggunakan instrumentalia dengan mementaskan lagu-lagu Dangdut tanpa vokal. Hanya grup Dangdut di daerah-daerah yang wajib memainkan musik instrumentalia sebelum pentas inti, dan itupun sifatnya off-air. Ada grup yang hanya memainkan sebuah tembang saja, ada juga yang 2 buah lagu dan terkadang ketika penyanyi belum tampak satupun, bisa mencapai 3-4 buah tembang instrument.

          Lagu Dangdut klasik yang sering digunakan untuk instrumentalia

          Meski banyak sekali lagu Dangdut klasik, tapi tidak semuanya digunakan untuk instrumentalia, hanya beberapa saja dan berikut ini adalah daftarnya :
          1. Pertemuan. Koleksi Rita Sugiarto cipt. Bambang SL. Lagu ini bertempo lambat dan iramanya pun lembut. Alat musik yang jadi "vokal" dalam lagu ini biasanya diperankan oleh pemain suling (awal syair), reff dimainkan oleh melody guitar dan bait terakhir dimainkan oleh keyboard. Namun, ada pula yang full melody sejak dari reff hingga sebelum ke awal (suling)
          2. Antara Teman dan Kasih. Koleksi Riza Umami Cipt. Rhoma Irama. Tembang ini bahkan lebih lambat dari yang disebut pada point satu untuk versi aslinya. Alat musik yang menjadi "penyanyi" di awali dengan ral oleh lead guitar, lalu dilanjut dengan seruling pada syair pertama hingga reff dan setelah interlude bagian refference di isi oleh keyboard (oboe, violin, string, chorus dll, tergantung selera pemain keyboard), dan diakhiri oleh lead guitar, seperti pada video koleksi Om.Palapa di bawah ini :

          3. Seruling Asmara. Bertempo sedang, dipopulerkan oleh Intan Ali. Alat musik yang menjadi pemeran pengganti vokal diawali oleh keyboard lead dan juga reff, namun ada pula yang diisi oleh lead guitar.
          4. Berdarah Lagi - Elvi Sukaesih cipt. Rhoma Irama. Lagu ini bertempo lumayan cepat dan pemain yang menjadi pengisi 'vokal' diawali oleh seruling, reff = keyboard lead atau terkadang juga guitar lead
          5. Merinding, Koleksi Itje Trisnawati. Tempo hampir sama juga dengan tembang yang berjudul Sengaja. Adapun pengisi vokalnya diawali oleh seruling dilanjut guitar dan untuk bagian reff adalah jatahnya keyboard lead
          6. Sepiring Berdua - Ida Laila. Tempo hampir sama pula dengan nomer 3. Adapun pengisinya diawali oleh keyboard lead, refferen adalah jatah guitar lead.
          7. Gelisah - Camelia Malik Cipt. Reynold Panggabean (OM.Tarantulla). Tempo bitnya cukup rancak (tidak cepat), biasanya diawali oleh keyboard lead, dilanjut seruling pada reff
          8. Sebuah Janji -  Evie Tamala Cipt. Imam S Arifin. Lagu dan musiknya sangat lembut dan temponya juga lambat. Diawali oleh vokal seruling sedangkan refferen diperankan oleh pemain keyboard lead hingga akhir.
          9. Pengorbanan. Dipopulerkan Mansyur S, pemain yang melagukan pada tembang ini bermacam-macam, ada yang diawali keyboard ada pula yang diperankan oleh seruling.
          10. Pengobat Rindu (Elvy S), Petualang Cinta (Elvy S), Kugapai Cintamu (Rita Sugiarto), Ratapan Anak Tiri (dulu sering dimainkan oleh GILAS Progressive Jogja), Duka (Evie Tamala), Rembulan dan Selamat Malam (Evie Tamala), Izinkanlah (Elvi Sukaesih), Bunga Sedap Malam (Soneta Femina, sering dipentaskan oleh grup-grup di pasar malam), Hujan Gerimis (Rita Sugiarto), Jangan Marah (Rita), Idaman Hati (Rita S), Sengaja (Elvy S), Cinta Segitiga (Rita S), Colak-colek (Camelia Malik (OM. Tarantulla), Kenangan (Elvy S), Kegagalan Cinta (Rhoma Irama), Badai Biru (Itje Trisnawati), Rindu Berat (Itje Trisnawati), Kasih Sayang (Elvi S).
          Itulah daftar lagu-lagu Dangdut klasik dan lawas(original nonkoplo) yang biasanya dijadikan sebagai musik pembuka atau instrumen (bahasa panggung) yang diwariskan dari generasi ke generasi yang pernah saya dengarkan (waktu kecil), dan pernah saya mainkan (waktu sebagai pemusik) bersama beberapa grup yang pernah saya tergabung di dalamnya (Gilas Jogja, Bolo-Bolo Jogja (Sekarang Bolo Dewo), Jogja Selection, Purawisata All Star, Jogja Top Star, New Gabel Jatijajar, Ki Ageng Ganjur Jogja).

          Sekedar mengulang apa yang sudah saya katakan di atas, biasanya sebuah grup akan mengawali instrumen dengan tembang bernuansa lembut dan bertempo lambat terlebih dahulu, misalnya Pertemuan, Sebuah Janji, Antara Teman dan Kasih dll, lalu dilanjutkan dengan tembang yang bertempo cukup cepat dan rancak seperti Siapa, Cinta Segitiga, Pengobat Rindu, Merinding, Gelisah dll. Dan hingga detik ini, saya belum pernah mendengar ada sebuah grup yang memainkan musik instrumentalia dari koplodut (asli) dan campursaridut (asli) atau tembang dari koleksi Dangdut Remix atau Disco. Bagaimana dengan sobat?